SURABAYA - Berada di tengah kawasan industri Rungkut, Surabaya, sebuah ruang seni hadir dengan konsep yang tidak lazim. Di dalam area pabrik teh milik PT Karya Mas Makmur (Teh Villa), Teh Villa Gallery Art menawarkan pengalaman yang memadukan seni rupa, edukasi, dan filantropi dalam satu kunjungan. Hadir sejak 12 Desember 2021, ruang ini dirancang sebagai wadah apresiasi karya seniman lokal sekaligus sarana mengenal proses produksi teh dari dekat.
Teh Villa Gallery Art beralamat di Jalan Raya Rungkut Industri II No. 53, Kali Rungkut, Surabaya. Untuk menjaga kenyamanan, pengelola mewajibkan pengunjung melakukan reservasi terlebih dahulu melalui tautan resmi. Galeri ini hanya buka tiga hari dalam sepekan, yakni Kamis, Jumat, dan Sabtu, dengan dua sesi kunjungan setiap harinya. Sesi pertama berlangsung pukul 09.30–11.30 WIB, sementara sesi kedua dibuka pukul 13.00–15.00 WIB.
Dari sisi pengalaman, pengunjung tidak hanya diajak melihat karya seni. Dengan Harga Tiket Masuk (HTM) yang terjangkau, galeri ini menawarkan paket aktivitas kreatif. Paket HTM Rp25.000 memungkinkan pengunjung melukis di kanvas utama yang disediakan di area galeri. Lukisan tersebut tidak dibawa pulang, namun pengunjung tetap mendapatkan goodie bag spesial. Sementara itu, paket HTM Rp50.000 memberikan fasilitas mini painting kit yang bisa dibawa pulang, lengkap dengan goodie bag.
Aktivitas melukis ini dirancang untuk semua kalangan, tanpa batasan usia maupun latar belakang seni. “Melukis mungkin bukan sebuah keahlian yang bisa dimiliki semua orang dengan mudah, namun di sini kita bebas menuangkan imajinasi dalam sebuah coretan warna,” ujar Maya, salah satu pengunjung.
Baca Juga : Banyuwangi Gudangnya Pelukis
Selain melukis, pengunjung dapat menikmati pameran seni rupa yang menampilkan lukisan dan instalasi karya seniman lokal Indonesia. Karya-karya tersebut dikurasi dan diganti secara berkala setiap tiga hingga empat bulan. Salah satu tema yang saat ini diangkat adalah "Catur Warsa: Realisme Bali", yang dihadirkan untuk merayakan momen 4th Anniversary Teh Villa Gallery. Bagi pengunjung yang tertarik pada karya yang dipamerkan, mereka dapat menghubungi perupa melalui kontak yang disediakan.
Keunikan lain dari Teh Villa Gallery Art adalah tur pabrik yang menjadi bagian dari pengalaman kunjungan. Pengunjung diajak melihat proses produksi teh melalui ruang kaca besar di lantai atas pabrik. Dari sana, pengunjung dapat menyaksikan tahapan pengolahan teh, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan akhir. Edukasi ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemui di galeri seni pada umumnya.
Hal yang paling menarik dari inisiatif ini adalah tujuan sosialnya. Seluruh pendapatan dari tiket masuk dan paket aktivitas, serta 10% dari hasil penjualan lukisan, sepenuhnya didonasikan ke panti asuhan. “Kami tertarik datang jauh-jauh ke pameran ini karena di sini seni tidak berhenti pada apresiasi, tapi juga memberi dampak nyata,” kata Rina, mahasiswi Sendratasik Unesa. Menurutnya, kolaborasi antara industri, seni, dan kegiatan sosial merupakan bentuk tanggung jawab bersama terhadap masyarakat.
Baca Juga : Wujudkan Mimpi Para Seniman, ISI Surakarta Resmi Dibuka di Banyuwangi
Dengan konsep yang menggabungkan seni, edukasi, dan kepedulian sosial, Teh Villa Gallery Art menghadirkan wajah baru ruang seni di Surabaya. Di tengah deru mesin pabrik, ruang ini menjadi pengingat bahwa kreativitas bisa tumbuh di mana saja, bahkan di jantung kawasan industri. (Salimah)
Editor : Iwan Iwe



















