Menu
Pencarian


Gudang Pakan Ternak di Ngawi Mangkrak, Baru Dipakai Seminggu Sekali

Ito Wahyu - Jumat, 24 Juli 2026 14:59
Gudang Pakan Ternak di Ngawi Mangkrak, Baru Dipakai Seminggu Sekali
Kondisi gudang pengolahan pakan ternak di Desa Karangtengah Prandon, Ngawi, yang tampak tak terawat dan dikelilingi rumput liar.

NGAWI - Di tengah upaya menekan biaya produksi peternakan, sebuah gudang pengolahan pakan ternak milik Dinas Perikanan dan Peternakan Ngawi justru terlihat memprihatinkan. Bangunan yang berlokasi di Desa Karangtengah Prandon itu tampak tidak terawat, dengan rumput liar tumbuh di sekeliling bangunan hingga menutupi sebagian pintu samping, meski pihak dinas mengklaim fasilitas tersebut masih dimanfaatkan sebagai lokasi pelatihan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Ngawi, Eko Yudo Nurcahyo, menjelaskan bahwa gudang tersebut telah dialihfungsikan dan direhabilitasi pada tahun 2025 lalu untuk dijadikan tempat pengolahan sekaligus pelatihan pembuatan pakan bagi kelompok tani. Sejak saat itu, gudang dioperasikan secara rutin meski hanya sepekan sekali. Sejumlah pelajar bahkan tercatat kerap mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan pakan di lokasi tersebut.

Menurut Eko, tujuan utama pengolahan pakan mandiri ini adalah untuk menekan biaya produksi peternakan, mengingat harga pakan pabrikan yang kian mahal. Namun, aktivitas yang lebih rutin dilakukan di gudang tersebut saat ini adalah pembuatan pakan untuk kebutuhan sekitar 24 ekor sapi milik Pemerintah Kabupaten Ngawi, yang kandangnya berada tak jauh dari lokasi gudang pengolahan.

“Untuk gudang pakan ternak itu memang kita pakai untuk kebutuhan pakan ternak kita sendiri, kalau habis bikin sekitar seminggu sekali kita gunakan untuk pembuatan pakan mandiri, jadi kalau kita beli pakan dari pabrikan kan mahal, akhirnya kita bikin pakan mandiri untuk kebutuhan ternak kita, terus kemudian kalau ada permintaan untuk pelatihan pembuatan pakan kita laksanakan. Untuk bahan baku kita beli dari petani, bahan bakunya berupa kulit kopi dan ada yang pabrikan tapi sedikit,” ujar Eko.

Baca Juga :   Tekan Gejolak Harga Jelang Ramadan, Pemkab Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah di 19 Titik

Ia berharap ke depan, seluruh kebutuhan pakan sapi milik pemkab dapat dipenuhi dari hasil pengolahan mandiri di gudang tersebut, tanpa lagi bergantung pada pakan pabrikan. Selain itu, pemanfaatan fasilitas ini juga direncanakan akan lebih dioptimalkan, baik dari sisi produksi maupun sebagai pusat pelatihan bagi peternak dan pelajar di wilayah Ngawi.

Meski demikian, kondisi fisik bangunan yang tampak tidak terawat menjadi catatan tersendiri, mengingat fasilitas ini merupakan aset pemerintah yang idealnya dikelola secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan optimal oleh masyarakat dan kelompok tani setempat. (*)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.