NGAWI - Pemkab Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan merealisasikan perbaikan untuk empat ruas jalan poros desa yang kondisinya dinilai membutuhkan perhatian serius. Langkah cepat ini diambil seiring dengan adanya pengurangan transfer dana desa yang diterima pada tahun ini, sehingga penanganan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan harus disiasati secara tepat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Ngawi, M. Fauzi Amir Rahman, menjelaskan bahwa pengerjaan proyek perbaikan infrastruktur desa ini akan ditangani langsung oleh dinas terkait sebelum nantinya diserahkan kepada pihak pemerintah desa.
"Perbaikan nanti langsung dikerjakan oleh dinas, baru setelah selesai diserahkan pada pemerintah desa. Peningkatan kualitas jalan poros desa tersebut direncanakan menggunakan material paving agar konstruksinya lebih kuat, tahan lama, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas warga setempat," ujar M. Fauzi Amir Rahman kepada wartawan, Jumat (24/6/2026).
Adapun keempat lokasi jalan poros desa yang masuk dalam program prioritas perbaikan meliputi ruas jalan yang menghubungkan Desa Watualang dengan Desa Gelung, Desa Geneng dengan Desa Jeblokan, Desa Jatipuro dengan Desa Sidorejo, serta ruas jalan antara Desa Dawu dengan Desa Beran. Seluruh titik tersebut dipilih karena kerusakannya sudah sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Untuk merealisasikan seluruh rangkaian perbaikan infrastruktur jalan poros desa tersebut, Pemkab Ngawi telah menyiapkan total pagu anggaran yang mencapai sekitar Rp4,6 miliar.
"Total pagu anggaran untuk perbaikan jalan poros tersebut mencapai Rp4,6 miliar, yang nanti dikerjakan setelah Perubahan APBD 2026," jelas Fauzi. (*)
Editor : M Fakhrurrozi

















