SURABAYA - Gelaran Festival Kenduren atau Pesta Durian dan Buah Unggulan Jawa Timur resmi berakhir setelah sukses digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat hingga Minggu. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh JTV ini berhasil menjadi magnet bagi pencinta durian dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kesuksesan festival ini tidak lepas dari dukungan penuh sponsor utama Livin' by Mandiri, serta jajaran sponsor lainnya seperti MPM Honda, Emco, Kokola, Montis, dan Prima.
Sensasi "Mangan Sak Mblengere" Rp50 Ribu
Daya tarik utama yang memicu antrean panjang adalah konsep makan durian sepuasnya hanya dengan Rp50.000 selama 25 menit. Wajah-wajah puas tampak memenuhi area festival setiap kali sesi makan dimulai. Selain harga yang terjangkau, pengunjung mengapresiasi kualitas durian yang disediakan karena dinilai segar dan memiliki variasi jenis yang beragam.
Baca Juga : Bakso Pak Pon Bendul Merisi: 'Hidden Gem' di Gang Sempit Surabaya yang Laris Manis
Emnur, salah satu pengunjung, mengaku sengaja datang setelah mendapatkan informasi dari internet. “Acaranya bagus sekali, saya sangat puas. Terima kasih untuk penyelenggara karena ini benar-benar menghibur dan memuaskan bagi kami pencinta durian,” ujarnya.
Mengenal Varian Lokal: Mentega hingga Merica
Fadholi, salah satu pedagang durian asal Pasuruan, membawa berbagai jenis durian unggulan seperti varian Mentega, Kasmin, dan Silaron. Menurutnya, setiap jenis memiliki karakteristik unik pada warna daging dan ketebalan rasa.
Baca Juga : DJ Bernard Tutup Kenduren JTV 2026 dengan Karaoke Massal dan Battle Dance
“Durian Mentega itu lebih lembut dan kuningnya lebih pekat. Kalau Kasmin dan Silaron beda di rasa dan ketebalan dagingnya. Namun, yang paling sering dicari pengunjung adalah jenis durian Montong dan durian Merica,” jelas Fadholi.
Selama festival berlangsung, Fadholi mengaku meraup keuntungan yang cukup signifikan. “Dalam sehari rata-rata bisa habis sekitar 100 buah durian dari berbagai jenis,” ungkapnya. Meski puas dengan hasil penjualan, ia berharap ke depannya lokasi festival bisa lebih strategis agar lebih mudah terlihat oleh masyarakat luas.
Jembatan Ekonomi Petani Lokal
Baca Juga : Festival Kenduren JTV Sukses Manjakan Pencinta Durian
Festival Kenduren bukan sekadar ajang makan besar, melainkan juga ruang pertemuan antara petani, pedagang, dan konsumen. Aroma durian yang khas dan tawa pengunjung menciptakan suasana pesta rakyat yang hidup. Masyarakat berharap festival ini tetap konsisten digelar setiap tahun dengan inovasi konsep yang lebih menarik.
Dengan tingginya antusiasme pengunjung, Festival Kenduren menjadi bukti nyata bahwa buah lokal Jawa Timur memiliki daya tarik luar biasa. Festival ini meninggalkan kesan manis—bukan hanya dari legitnya daging durian, tetapi juga dari kebersamaan dan kemeriahan yang tercipta selama acara berlangsung. (Sani Akbar)
Editor : Iwan Iwe



















