NGAWI - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di kawasan lereng utara Gunung Lawu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi mencatat masih terdapat empat titik api yang terpantau di kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yuda Putra, mengatakan empat titik api berada di kawasan Gunung Anakan, tepatnya di Petak 42 RPH Campurejo, Kecamatan Kendal. Api dari lokasi tersebut dilaporkan menjalar hingga Petak 39 yang merupakan kawasan hutan lindung.
“Empat titik api tersebut terpantau berada di kawasan Gunung Anakan, Petak 42 RPH Campurejo, Kecamatan Kendal. Dari lokasi tersebut menjalar hingga Petak 39 yang merupakan area hutan lindung,” kata Prila Yuda Putra.
Menurut Prila, pemadaman secara langsung belum dapat dilakukan karena kondisi medan yang sulit dijangkau. Untuk mencegah api meluas, petugas bersama masyarakat saat ini melakukan pembuatan ilaran atau sekat bakar.
Baca Juga : Empat Titik Api Masih Terpantau di Lereng Gunung Lawu Wilayah Ngawi
“Upaya pemadaman secara langsung masih belum bisa dilakukan karena kondisi medan yang sulit. Saat ini petugas bersama masyarakat masih melakukan pembuatan ilaran atau sekat bakar agar api tidak menjalar,” jelasnya.
Prila menambahkan, hingga saat ini luas kawasan yang terbakar belum dapat dipastikan. Berdasarkan data sementara dari Posko Penanganan Karhutla Gunung Lawu Ngrayudan, sebanyak 415 personel diterjunkan dan dibagi menjadi tiga regu untuk melakukan pembuatan sekat bakar di wilayah RPH Campurejo, Manyul, dan Ngetrep. Sekat bakar tersebut dibuat dengan lebar sekitar dua hingga tiga meter.
Editor : JTV Madiun



















