JOMBANG - Sebuah pemandangan menarik tampak pada hari pertama masuk sekolah di Taman Kanak-kanak At Tiin, Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.
Halaman sekolah yang biasanya dipadati ibu-ibu, hari ini nampak berbeda karena dipenuhi sang ayah. Mulai mengantar masuk kelas, lepas sepatu anak, bahkan hingga memilih bangku, semua dilakukan oleh ayah.
Tak hanya berhenti di pagar sekolah, para ayah juga mengantarkan buah hati mereka sampai ruang kelas. Sembari menunggu masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) selesai, para ayah memilih tetap berada di sekitar area TK untuk mendampingi dan bermain bersama buah hati mereka.
Salah satu wali murid, Amirul Amin segaja meluangkan waktu untuk mengantar sang buah hati serta sebagai bentuk kepeduliannya terhadap Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah.
Baca Juga : Dukung Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Bapak-Bapak Padati TK di Jombang
“Kebetulan saya kerja shift malam, jadi ada waktu buat antar jemput anak,” ujar salah satu wali murid, Amirul Amin.
Ia pun mengungkapkan perasaan bahagianya karena berkesempatan untuk menggantikan tugas istri mengantar anak.
“Alhamdulillah bahagia dan berharap bisa seterusnya mengantar jemput anak sekolah,” ungkap Amirul dengan antusias.
Kepala TK At Tiin, Nikmatul Maulidah mengaku sengaja menerapkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia guna mendekatkan ayah terhadap kegiatan anak-anak usia dini.
“Untuk mendampingi anak serta memberikan kasih sayang kepada mereka Dan kita bisa bersinergi baik itu di sekolah, keluarga, maupun dalam masyarakat, serta membentuk karakter yang baik dan bisa bermanfaat nanti untuk bangsa dan negara,” tutur Kepala TK At Tiin.
Tak hanya mendekatkan ayah pada kegiatan anak, mereka juga diajak untuk mendeklarasikan diri peduli pada pembangunan karakter anak.
“Antusiasme para ayah sangat tinggi, kita juga mengajak mereka untuk berpartisipasi pada Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah. Mereka juga mendampingi anak-anak ikut pembiasaan di pagi hari, seperti berdoa, membaca Asmaul Husna, serta membaca Pancasila," tutup Nikmatul.
Melalui gerakan ini, diharapkan anak-anak bisa tumbuh dengan karakter positif serta bermanfaat untuk bangsa dan negara di masa depan. (Dia Vionita)
Editor : Iwan Iwe



















