KEDIRI - Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri melakukan pemangkasan hingga penebangan pohon di sejumlah titik. Langkah ini sebagai antisipasi bencana pohon tumbang saat musim hujan disertai angin kencang.
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul insiden pohon tumbang yang terjadi pada Sabtu lalu di wilayah Kota Kediri. DLHKP kini mempercepat penanganan dengan menyasar pohon-pohon yang dinilai rawan roboh.
Pemangkasan difokuskan pada jalur protokol serta kawasan padat penduduk. Selain memangkas ranting, petugas juga menebang pohon yang sudah tua atau berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan secara rutin setiap hari.
Baca Juga : Awal Pekan, Jawa Timur Didominasi Berawan dengan Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan
“Pemangkasan dan penebangan dilakukan secara selektif, terutama pada pohon yang berisiko atau mengancam keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, intensitas hujan yang meningkat belakangan ini membuat potensi pohon tumbang semakin tinggi. Karena itu, pihaknya terus melakukan pemantauan di berbagai titik rawan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Dalam periode 27 Maret hingga 2 April 2026, sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.
Baca Juga : Hari Terakhir Long Weekend, Jawa Timur Berpotensi Hujan sejak Pagi
DLHKP mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika cuaca buruk terjadi. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri


















