PROBOLINGGO - Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur menggelar olah tempat kejadian perkara atau TKP kecelakaan rombongan anggota DPR RI di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo Kilometer 834, Senin (25/5/2026) siang.
Kecelakaan tersebut menyebabkan dua staf ahli anggota DPR RI meninggal dunia. Sementara Mohammad Hilman Mufidi, anggota DPR RI mengalami luka patah kaki dan kini menjalani perawatan di RSU dr Soetomo Surabaya.
Olah TKP dilakukan menggunakan alat Traffic Accident Analysis (TAA) dan scanner tiga dimensi untuk mengungkap secara detail penyebab kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Innova dan dump truk tersebut.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah mengatakan, penggunaan alat TAA dilakukan guna mengetahui rangkaian peristiwa sebelum hingga sesudah kecelakaan terjadi.
“Alat TAA ini digunakan untuk menggambarkan secara detail kronologi kecelakaan, termasuk kecepatan kendaraan, titik benturan hingga posisi akhir kendaraan,” ujar Septa Firmansyah.
Menurut Septa, dalam olah TKP tersebut petugas melakukan enam titik perekaman di lokasi kejadian. Bahkan arus lalu lintas di jalur Tol Paspro arah Probolinggo menuju Pasuruan sempat ditutup total beberapa menit untuk kepentingan penyelidikan.
“Kami melakukan pengukuran dan pemetaan di beberapa titik. Penutupan sementara jalur tol dilakukan agar proses olah TKP berjalan maksimal dan hasilnya akurat,” katanya.
Petugas juga memeriksa dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni Toyota Innova bernopol N 1297 NB yang dikemudikan Mahrus Ali, warga Paiton, Kabupaten Probolinggo dan dump truk bernopol W 8439 UK yang dikemudikan Imam Subekti.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga sopir Toyota Innova mengantuk saat mengemudikan kendaraan hingga akhirnya menabrak dump truk yang berada di depannya.
“Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan pengemudi Innova mengalami kelelahan atau mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan dengan baik,” ungkap Septa.
Meski demikian, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan tersebut. Polisi masih menunggu hasil lengkap olah TKP serta pemeriksaan sejumlah saksi.
“Untuk penetapan tersangka masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut, termasuk hasil olah TKP TAA dan pemeriksaan saksi-saksi,” tegasnya.
Diketahui sebelumnya, mobil rombongan anggota DPR RI dari Fraksi PKB dapil Pasuruan–Probolinggo, Mohammad Hilman Mufidi mengalami kecelakaan di ruas Tol Paspro Kilometer 834. Dalam kecelakaan tersebut, dua staf ahli Alex Anwaruh dan Adinda Najwa dilaporkan meninggal dunia saat perawatan di RSUD Ar-Rozy.
Saat ini sopir Innova dirawat di RSUD Ar-Rozy, Kota Probolinggo, sedangkan Mumahhad Himan Mufidi di rawat di rumah sakit di Surabaya. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















