TRENGGALEK - Musim kemarau panjang rupanya membawa berkah tersendiri bagi Afrizal Rian Khoirul Manna. Warga Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Trenggalek itu kini kebanjiran pesanan kerajinan layangan. Hobi masa kecil yang ia tekuni tersebut kini berhasil disulap menjadi usaha rumahan yang menguntungkan.
Di kediamannya, Rian tampak sibuk mengolah batang bambu menjadi kerangka layangan. Proses produksinya dikerjakan secara telaten, mulai dari memotong, menghaluskan, hingga merangkai bambu sesuai ukuran dan model pesanan. Usaha pembuatan layangan ini mulai ia tekuni secara serius sejak tahun 2021 silam.
"Awalnya memang hanya untuk menyalurkan hobi, namun pesanan yang terus berdatangan membuat saya menjadikan kerajinan ini sebagai sumber penghasilan," ungkap Rian.
Tangan terampilnya mampu memproduksi dalam jumlah yang cukup lumayan. Dalam sehari, Rian sanggup merakit 12 hingga 15 kerangka. Sementara itu, untuk rata-rata produksi bulanannya bisa mencapai sekitar 100 buah layangan.
Pelanggan karya tangan Rian tidak hanya berasal dari wilayah Trenggalek, tetapi juga meluas hingga ke Tulungagung. Menurutnya, permintaan pasar pada tahun ini jauh lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan pesanan ini seiring dengan menjamurnya berbagai event dan festival layangan di sejumlah daerah.
Terkait harga, ia mematok tarif yang sangat variatif bergantung pada model dan ukuran pesanan konsumen. Salah satu model yang paling sering diproduksinya adalah layangan tanggalan. Rian melayani pembuatan dari ukuran kecil hingga kelas jumbo dengan panjang sayap mencapai 2,5 meter.
Untuk menghasilkan kerangka yang kuat dan ringan, bahan utama yang diandalkan adalah bambu, khususnya jenis pring biasa dan pring petung. Cuaca panas saat ini menjadi keuntungan besar karena proses pengeringan bambu bisa berlangsung sangat cepat. Sebaliknya, musim hujan kerap menjadi kendala karena bahan baku lebih sulit didapat dan proses pengeringannya memakan waktu jauh lebih lama.
Di luar kesibukannya merakit pesanan, Rian juga kerap bernostalgia dengan menerbangkan layangan bersama teman-temannya di area persawahan dekat rumah. Ke depan, ia berharap usaha kerajinan layangan miliknya bisa semakin berkembang dengan menghadirkan lebih banyak variasi model baru.(Simon Bagus/Mochammad Herlambang)
Editor : JTV Kediri


















