SURABAYA - Pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur, dipastikan berlangsung seru. Wakil Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur 2020-2024, Boedi Prijosoeprajitno, SH., MSI., secara resmi menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai Calon Ketua KORMI Provinsi Jawa Timur masa bakti 2026-2030.
Untuk membuktikan keseriusannya, Boedi telah mengirimkan formulir pendaftarannya pada Sekretariat KORMI Nasional pada tanggal 20 Januari 2026. Langkah ini diambil dengan membawa visi besar untuk mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang sehat, bugar, gembira, dan produktif melalui transformasi olahraga masyarakat yang inklusif, modern, serta berkelanjutan demi menuju Indonesia Bugar 2045.
Pencalonan Boedi didasari oleh rekam jejak yang solid, termasuk keberhasilannya saat dipercaya menjadi Ketua Kontingen KORMI Jawa Timur pada ajang FORNAS di Jawa Barat tahun 2023. Saat itu, Boedi memimpin Jatim mempertahankan peringkat kedua nasional dengan perolehan 93 medali emas.
"Saya sudah berkordinasi dengan para KORMI Cabang dan Inorga di Jatim, Alhamdulillah dukungan mengalir dengan deras dan ini membuat saya semakin terharu dan bersemangat, oleh karena itu saya siap dicalonkan menjadi ketua KORMI Jatim dan saya sudah mengirimkan semua berkasnya lengkap dan tepat waktu," ujar Boedi.
Kapasitas kepemimpinan Boedi juga teruji melalui kepercayaan besar yang diterimanya dalam berbagai momentum strategis di Jawa Timur, termasuk kedekatan profesionalnya dengan kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Boedi tercatat pernah mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Bapenda Jatim yang menunjukkan kepercayaan tinggi atas kemampuan manajerial dan koordinasi lintas sektor yang dimilikinya. Ini juga mempertegas perannya sebagai salah satu figur kepercayaan di lingkaran strategis pemerintahan provinsi.
Dalam naskah pendaftarannya, Boedi mengusung misi penguatan tata kelola organisasi melalui peningkatan kualitas SDM dan tertib administrasi bagi Induk Organisasi Olahraga (INORGA) di 38 Kabupaten/Kota. Ia juga menekankan pentingnya sinergi strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengintegrasikan olahraga masyarakat dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan motto hidup "Sehat Raganya, Bahagia Jiwanya, Guyub Rakyatnya", Boedi berkomitmen memassalkan aktivitas fisik mulai dari tingkat perkotaan hingga ke akar rumput di tingkat desa dan pondok pesantren.
Lebih lanjut, Boedi telah menyusun rencana strategis yang mencakup target peningkatan partisipasi INORGA yang kompetitif di tingkat nasional. Ia juga bertekad menyukseskan penyelenggaraan FORPROV III di Jember pada September 2026. Selain aktif di KORMI, sosok yang juga menjabat sebagai Sekretaris Watimbang IKA Universitas Airlangga dan Ketua Bidang Hukum DEKOPINWIL Jatim ini memiliki motivasi kuat untuk melestarikan olahraga tradisional sebagai warisan budaya bangsa sekaligus penggerak ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM di setiap kegiatan olahraga. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















