SURABAYA - Gelaran Jatim Fest dan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 resmi dibuka di Grand City Surabaya, Jumat (2/10/2026). Dua agenda ekonomi ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, UMKM, masyarakat, serta investor dalam satu forum untuk memperluas peluang kerja sama dan investasi di Jawa Timur.
Pembukaan dilakukan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim, Plt Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur Horas V. M. Tarihoran, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono.
Dalam pembukaan tersebut, juga dilakukan penandatanganan sejumlah MoU dan Letter of Intent (LoI) investasi. Kerja sama investasi yang tercatat mencapai Rp2,4 triliun.
Jatim Fest 2026 sendiri berlangsung selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Grand City Surabaya. Sementara EJIF menjadi ruang untuk mempertemukan investor dengan pemilik proyek dan menawarkan berbagai potensi investasi di Jawa Timur.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur membuka peluang investasi di berbagai sektor, termasuk industri dan pertanian. Menurut Emil, keberadaan Jatim Fest dan EJIF menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi ekonomi Jawa Timur sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan calon investor.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim menyampaikan investasi memiliki peran penting dalam perekonomian Jawa Timur. Investasi disebut telah memberikan kontribusi sekitar 27 persen terhadap PDRB Jawa Timur.
Kolaborasi Pemprov Jawa Timur, Bank Indonesia dan OJK melalui Jatim Fest dan EJIF diharapkan dapat semakin memperluas informasi mengenai potensi investasi sekaligus memperkuat ekosistem usaha di Jawa Timur.
Tak hanya investasi, gelaran ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat maupun para tamu yang hadir. OJK Jawa Timur turut menghadirkan Pojok Keuangan Rakyat untuk memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen, khususnya bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
Pembukaan Jatim Fest dan EJIF 2026 juga dirangkai dengan peluncuran logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. (*)
Editor : A. Ramadhan



















