KOTA MALANG - Atria Hotel Malang, Jumat (5/12/2025) secara resmi meluncurkan wajah barunya setelah menjalani proses renovasi menyeluruh selama satu setengah tahun. Acara yang digelar di hotel tersebut tidak hanya merayakan pembaruan fisik, tetapi juga mengungkap peta jalan transformasi jangka panjang yang bertujuan mengangkat posisi brand ke tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Johanes Hutauruk selaku Chief Operating Officer (COO) di Parador Hotels & Resorts menekankan bahwa penyelesaian renovasi ini adalah realisasi komitmen dan sekaligus titik awal sebuah perjalanan baru.
"Hari ini adalah puncak, tapi juga menjadi awal dari perjalanan baru," ujarnya saat melakukan jumpa pers bersama media.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim, termasuk General Manager Ibnu dan jajarannya, yang mampu menjaga operasional hotel tetap berjalan selama masa transformasi fisik yang intensif. Hutauruk menggambarkan skala renovasi ini setara dengan membangun sebuah hotel baru.

General Manager Atria Hotel Malang, Ibnu dharmawan, memaparkan visi transformasi hotel dalam tiga tahap berurutan.
"Tahap pertama, yaitu transformasi fisik, telah rampung dikerjakan. Tahap ini mencakup perbaikan mendasar pada sistem mekanikal elektrikal, fasad bangunan, struktur sipil, landscape, serta pembaruan total semua fasilitas tamu termasuk upgrade ke Smart TV dan perubahan desain interior serta eksterior," terangnya.
Ibnu menjelaskan bahwa tahap kedua adalah transformasi sumber daya manusia. Setelah fisik hotel diperbarui, fokus kini beralih kepada peningkatan kualitas dan kompetensi seluruh karyawan, termasuk dirinya sendiri. "Teman-teman tim Atria Hotel Malang harus bertransformasi lebih baik lagi, skillnya harus tambah untuk menyesuaikan dengan properti yang baru ini," ujarnya.
Tahap ketiga dan menjadi tujuan puncak adalah transformasi brand menuju kelas upscale. "Brand kita akan bergeser lagi menjadi upscale. Akan naik lagi brand kita," tegas Ibnu. Perubahan posisi brand ini diharapkan akan meningkatkan nilai properti, nilai perusahaan, dan nilai Atria Hotel Malang secara keseluruhan di pasar.

salah satu inovasi terbaru hotel untuk menjawab tantangan wisatawan global. " Di depan Front Desk, kami sudah memasang AI Translator," jelas Ibnu. Inovasi ini lahir untuk mengatasi kendala komunikasi dengan tamu mancanegara, khususnya dari China dan Taiwan, yang jumlahnya semakin meningkat. "Itu menjadi unique selling point kami untuk memastikan kenyamanan semua tamu," tambahnya
Menyambut transformasi ini, I Made Tirta selaku direktur of sales menyatakan bahwa momen peluncuran ini adalah momentum kunci untuk komunikasi.
"Strategi ke depan kami akan berfokus pada peningkatan brand awareness dan repositioning melalui kampanye digital dan kolaborasi media, serta program re-engagement untuk mengkomunikasikan kemajuan dan kenaikan kelas hotel kepada pelanggan baru maupun lama," ujarnya.
Dengan kombinasi pembaruan fasilitas, peningkatan kualitas SDM, dan strategi branding yang terarah, Atria Hotel Malang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berubah secara fisik, tetapi juga naik kelas dalam segala aspek, menyiapkan diri untuk kompetisi di pasar hospitality yang semakin dinamis. (Ams)

Editor : Iwan Iwe

















