Menu
Pencarian

Arif Fathoni Dorong Ecoprint Jadi Peluang Ekonomi Kreatif Perempuan Surabaya

Selvy Wang - Kamis, 21 Mei 2026 20:45
Arif Fathoni Dorong Ecoprint Jadi Peluang Ekonomi Kreatif Perempuan Surabaya
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni saat menghadiri workshop ecoprint yang digelar Organisasi Ibu Semangat Indonesia Kuat. (Foto: Istimewa)

SURABAYA - Organisasi Ibu Semangat Indonesia Kuat (ISiK) menggelar workshop ecoprint bertema “Merajut Asa dan Kemandirian Perempuan”, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. Sementara materi disampaikan Syaiful Imawan Tanjung dari Ecoprint Jember.

Arif Fathoni mengatakan, ecoprint membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi kreatif perempuan di Surabaya.

"Pelatihan berbasis keterampilan seperti ecoprint tidak hanya membangun kreativitas, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk penguatan ekonomi keluarga," ujarnya.

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini menilai, perempuan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Karena itu, pelatihan keterampilan perlu terus diperluas agar masyarakat memiliki peluang usaha mandiri.

“Cara meningkatkan skill-nya dan insyaallah seluruh instrumen pemerintahan akan kami dorong untuk dapat memudahkan urusan-urusan izin di Kota Surabaya bahkan di Jawa Timur,” ujarnya ketika ditemui seusai kegiatan.

Politisi Partai Golkar itu juga menyatakan kesiapannya membantu memfasilitasi jika kegiatan serupa ingin dikembangkan di berbagai daerah lain.

“Jadi insyaallah nanti kalau ada kegiatan di Kabupaten Kota lain insyaallah kita bisa bantu fasilitasi karena kebetulan semuanya kenal. Jadi kami ini makhluk politik,” katanya.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Ia berharap workshop ecoprint tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan komunitas perempuan yang produktif dan mandiri secara ekonomi.

“Mudah-mudahan nanti bisa di Surabaya pusat, barat, selatan sehingga ibu-ibu Kota Surabaya ini bisa menjadi instrumen pembangunan kesejahteraan masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Workshop tersebut diikuti puluhan peserta perempuan yang tampak antusias mempelajari teknik ecoprint menggunakan bahan alami.

Selain menjadi ruang belajar keterampilan, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat jejaring dan solidaritas perempuan di tingkat komunitas.

Sementara itu, Ketua ISiK, Prita Eksimaningrum, mengatakan tema “Merajut Asa dan Kemandirian Perempuan” diangkat untuk mendorong perempuan lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis keterampilan ramah lingkungan.

"Di tengah berkembangnya tren produk berbasis eco lifestyle, ecoprint dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu produk kreatif bernilai ekonomi yang dapat berkembang di Surabaya" pungkasnya. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.