KEDIRI - Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun telah memberangkatkan 41.548 penumpang sejak masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) dimulai pada 18 Desember lalu. Angka ini diprediksi masih akan bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.
"Jumlah tersebut masih bersifat dinamis mengikuti proses penjualan tiket yang terus berjalan hingga keberangkatan kereta api terakhir pada malam hari," jelas Tohari, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun.
Meski penumpang terus berdatangan, Tohari memastikan ketersediaan tiket untuk perjalanan jarak jauh dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 masih cukup memadai. Hingga saat ini, tersisa 5.796 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat.
"Melalui peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan, KAI berharap masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi. Tidak hanya pada momen libur panjang, tetapi juga untuk mobilitas sehari-hari," harap Tohari.
Baca Juga : Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Tata Ulang Tiga Stasiun di Banyuwangi
Berdasarkan data pergerakan penumpang, hari Sabtu (20 Desember 2025) tercatat sebagai puncak kedatangan dengan 10.216 penumpang. Sementara untuk keberangkatan, hari Minggu (21 Desember 2025) menjadi yang tertinggi dengan 10.052 penumpang yang diberangkatkan dari 13 stasiun di bawah naungan Daop 7 Madiun.
Gelombang perjalanan ini menunjukkan tingginya kepercayaan dan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk mudik atau berwisata selama periode libur panjang akhir tahun. KAI Daop 7 Madiun terus memantau dan menyesuaikan layanan untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh penumpang.
Editor : JTV Kediri



















