KABUPATEN MADIUN - Nama Nanik S Deyang kini menjadi perhatian publik setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Di balik jabatan strategis tersebut, tersimpan perjalanan panjang seorang perempuan yang tumbuh dari lingkungan desa sederhana di Kabupaten Madiun.
Rumah masa kecil Nanik berada di Dusun Kalilumbu, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Lingkungan pedesaan itu menjadi tempat awal ia tumbuh dan meniti mimpi hingga akhirnya menempati posisi penting di tingkat nasional.
Menurut keluarga, Nanik berasal dari keluarga besar yang memiliki tujuh bersaudara. Sejak kecil, ia dikenal sebagai sosok yang tekun, rajin belajar, dan memiliki cita-cita tinggi. Bahkan, kepada keluarganya ia kerap meminta doa agar diberikan rezeki yang melimpah dan dapat memberangkatkan keluarga untuk menunaikan ibadah haji.
Sebelum menetap di Jakarta, Nanik sempat diasuh oleh kerabat dari pihak ibunya dan dijadikan anak angkat. Setelah lulus SMP, ia mengikuti kedua orang tuanya merantau ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan.
Saat itu, orang tuanya diketahui menjalankan usaha di kawasan Pasar Senen. Dari kehidupan sederhana tersebut, Nanik kemudian menempuh pendidikan tinggi dan mulai membangun karier profesionalnya.
Karier Nanik dimulai di dunia jurnalistik sebagai wartawan Tabloid Bangkit. Pengalamannya di media membawanya menduduki berbagai posisi penting, mulai dari Pemimpin Umum Majalah Femme, Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan, hingga komisaris di sejumlah perusahaan media nasional.
Perjalanan kariernya kemudian berkembang ke bidang sosial, politik, dan pemerintahan. Ia pernah menjabat Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur pada Pilpres 2019, kemudian dipercaya sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan serta Wakil Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Badan Gizi Nasional.
Pada tahun 2025, Nanik juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Puncaknya, pada tahun 2026 ia dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional.
Kerabat Nanik, Wajir, mengaku bangga atas capaian yang diraih perempuan asal Kalilumbu tersebut.
"Sejak kecil Mbak Nanik memang dikenal tekun dan punya semangat tinggi. Kami keluarga sangat bangga karena beliau bisa mencapai posisi yang sangat penting di tingkat nasional. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda di desa," ujar Wajir.
Menurutnya, keberhasilan Nanik tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh kerja keras dan ketekunan.
"Beliau membuktikan bahwa anak desa juga bisa sukses dan berkiprah di tingkat nasional jika mau belajar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah," tambahnya.
Kisah perjalanan Nanik S Deyang menjadi bukti bahwa latar belakang sederhana bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Dari Dusun Kalilumbu di Kabupaten Madiun, ia berhasil menorehkan prestasi hingga dipercaya memimpin salah satu lembaga strategis nasional yang berperan penting dalam program peningkatan gizi masyarakat Indonesia.
Editor : JTV Madiun



















