KOTA BATU - PortalJTV – Kekhawatiran warga Kecamatan Bumiaji terhadap kondisi Jembatan Cangar yang dinilai rawan terus menguat. Desakan agar ada langkah konkret untuk meningkatkan keamanan di lokasi tersebut kini mulai mendapat respons.
Pihak pengelola wisata Mikutopia menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam upaya pencegahan dengan memasang pagar pengaman di area jembatan.
Melalui kuasa hukumnya, Haitsam Nuril Brantas Anarki, S.H., menyebut pihaknya telah menerima langsung aspirasi masyarakat dalam sebuah forum diskusi bersama warga.
“Kami menangkap adanya keinginan kuat dari masyarakat agar ada langkah nyata. Salah satu solusi yang muncul adalah pemasangan pagar pengaman di kedua jembatan,” ujarnya.
Menurutnya, terdapat dua titik jembatan yang menjadi perhatian utama, masing-masing memiliki panjang sekitar 73 meter dan 44 meter. Kedua titik tersebut dinilai memiliki tingkat risiko yang perlu segera diantisipasi.
Kuasa hukum lainnya, Bagas Dwi Wicaksono, S.H., menegaskan bahwa secara teknis pihaknya siap merealisasikan rencana tersebut dalam waktu relatif singkat.
“Kami siap bergerak cepat. Pemasangan pagar bisa dilakukan dalam waktu singkat dengan tetap memperhatikan aspek estetika, sehingga tidak mengganggu keindahan kawasan,” jelasnya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa proses tersebut masih menunggu aspek perizinan, mengingat lokasi jembatan berada di bawah kewenangan pihak tertentu.
“Kalau izin sudah keluar, kami siap langsung mengerjakan. Total panjang pagar yang direncanakan mencapai lebih dari 200 meter di sisi kiri dan kanan jembatan,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi awal dalam menjawab keresahan warga, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Selain itu, upaya ini juga dinilai penting untuk mencegah potensi kejadian serupa di masa mendatang, khususnya di titik-titik yang dianggap rawan. (Rafli)
Editor : JTV Malang



















