BLITAR - Tahun ajaran 2026/2027 menjadi tantangan bagi SD Negeri 4 Kalimanis, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Sekolah yang berada di kawasan pegunungan itu tidak menerima satu pun siswa baru sehingga ruang kelas 1 terpaksa kosong tanpa aktivitas belajar mengajar.
Kepala SDN 4 Kalimanis, Umi Arafah, mengatakan minimnya peserta didik baru dipengaruhi letak geografis sekolah yang berada di daerah terpencil. Selain itu, berdasarkan data kependudukan, di dusun sekitar sekolah memang tidak ada anak yang memasuki usia sekolah dasar, yakni enam hingga tujuh tahun.
"Kami sudah berupaya mencari calon siswa dengan mendatangi taman kanak-kanak di dusun lain. Namun hingga saat ini belum ada yang mendaftar," ujarnya.
Meski tidak menerima siswa baru, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan untuk siswa kelas 2 hingga kelas 6. Saat ini jumlah peserta didik di SDN 4 Kalimanis tercatat sebanyak 54 siswa.
Baca Juga : Diisukan Tutup, SDN 2 Plandaan Tulungagung Tegaskan Tetap Aktif Meski Hanya Terima 2 Murid Baru
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa, mengatakan SDN 4 Kalimanis bukan satu-satunya sekolah yang tidak memperoleh siswa baru pada tahun ajaran ini.
Menurutnya, terdapat tiga SD negeri yang tidak menerima peserta didik baru, yakni SDN 4 Kalimanis Kecamatan Doko, SDN 3 Ringinrejo Kecamatan Wates, dan SDN 5 Sumberboto Kecamatan Wonotirto.
"Faktor utamanya memang karena tidak ada potensi siswa baru di wilayah tersebut," kata Agus.
Baca Juga : AI dan TKA: Saatnya Pembelajaran Bertransformasi
Agus menjelaskan, Kabupaten Blitar saat ini memiliki 632 sekolah dasar negeri yang tersebar di berbagai kecamatan. Pihaknya berkomitmen terus melakukan evaluasi dan pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk mencari solusi bagi sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik.(Qithfirul Aziz)
Editor : JTV Kediri



















