LUMAJANG - Inilah salah satu konten jalan rusak yang diunggah warga di salah satu platform media sosial, menggambarkan secara visual kondisi jalan rusak di Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, Lumajang.
Di ruas jalan tersebut juga terpasang sejumlah poster bernada protes yang dipasang warga akibat infrastruktur jalan yang tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.
Menanggapi banyaknya konten jalan rusak yang semakin hari semakin ramai, Pemerintah Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang menyampaikan proses perbaikan jalan telah menjadi prioritas dan dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, ruas jalan rusak yang ramai menjadi perbincangan di media sosial, yakni ruas jalan Tempeh–Gesang sepanjang 5,2 kilometer, akan diperbaiki mulai November 2026. Pada bulan tersebut, perbaikan juga akan berlanjut ke ruas jalan Tumpeng–Gesang, namun hanya dilakukan sepanjang 1 kilometer.
Kemudian, perbaikan jalan akan dilanjutkan pada tahun 2027, termasuk jalan yang kini banyak dipasangi poster bernada protes, yakni ruas jalan Tumpeng–Pasrujambe.
Data inventarisasi Pemkab setempat menunjukkan, dari total 413 ruas jalan kabupaten, terdapat 110 ruas jalan yang mengalami kerusakan dengan kategori berat, dengan panjang mencapai ratusan kilometer. Sejak tahun 2025 hingga 2026, sebanyak 29 persen jalan rusak sudah ditangani.
Editor : JTV Jember



















