Menu
Pencarian


Waspada! Penipu Catut Nama Kapolres Batu, Minta Uang Puluhan Juta ke Pengelola Wisata

JTV Malang - Kamis, 5 November 2026 20:48
Waspada! Penipu Catut Nama Kapolres Batu, Minta Uang Puluhan Juta ke Pengelola Wisata
Caption foto: Tangkapan layar nomor kontak yang digunakan pelaku untuk menghubungi pengelola Mikutopia dengan mengaku sebagai ajudan Kapolres Batu dan meminta uang Rp25 juta.

KOTA BATU, PORTALJTV - Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kepolisian terjadi di Kota Batu. Pelaku yang mengaku sebagai ajudan Kapolres Batu diduga meminta uang sebesar Rp25 juta kepada pengelola destinasi wisata Mikutopia dengan dalih pengadaan sepeda motor operasional Polres Batu.

Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa membenarkan adanya laporan terkait upaya penipuan tersebut. Informasi itu diterima setelah pihak Mikutopia melakukan konfirmasi kepada Polres Batu.

“Iya benar saya mendapatkan laporan hari ini dari ajudan saya,” kata Panji, Kamis (5/11/2026).

Berdasarkan keterangan yang diterima, pelaku menghubungi Manajer Operasional Mikutopia dan meminta sejumlah uang. Dana sebesar Rp25 juta tersebut disebut-sebut untuk menebus proyek pengadaan sepeda motor operasional Polres Batu.

“Mereka meminta uang Rp25 juta ke pihak Manajer Operasional Mikutopia, alasannya untuk proyek pengadaan sepeda motor operasional Polres Batu,” ungkapnya.

Pelaku juga menjanjikan uang yang diminta akan dikembalikan kepada pihak Mikutopia beberapa hari kemudian. Namun, pengelola wisata merasa curiga dengan permintaan tersebut dan memilih mengonfirmasi langsung kepada Polres Batu.

Langkah tersebut membuat upaya penipuan berhasil digagalkan. Pihak Mikutopia tidak sampai mentransfer uang sehingga tidak mengalami kerugian materiil.

Kapolres Batu menegaskan, pihaknya telah mendalami laporan tersebut untuk mencegah munculnya korban lain. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menghubungi menggunakan nama pejabat kepolisian maupun institusi tertentu.

Masyarakat diminta melakukan pengecekan terlebih dahulu melalui layanan Call Center Polri 110 atau akun media sosial resmi instansi terkait apabila menerima permintaan uang yang mengatasnamakan pejabat.

“Saya berpesan masyarakat, jangan mudah percaya apabila ada nomor asing yang mengatasnamakan pejabat Polres atau institusi mana pun. Tetap tenang, cross-check kebenaran melalui 110 atau akun resmi setiap instansi,” imbaunya. (Rafli)

Editor : JTV Malang






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.