SIDOARJO - Warga Desa Modong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi membusuk di tengah area persawahan pada Senin (19/10/2026).
"Untuk korban dan masyarakat tersebut, dan kami menyusun melakukan TKP dan melakukan olah TKP di tempat kejadian perkara," ujar Ipda Haris, Kanit Reskrim Polsek Tulangan.
Korban yang diketahui bernama Yoyo atau Yoyok Muji Hartono (50), warga Desa Grinting, Tulangan, Sidoarjo, pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.
"Terkait dengan korban itu, bahwasanya benar ya peristiwa korban yang bernama Yoyo pada hari Minggu tanggal 4 Oktober tahun 2026 telah melaporkan suaminya yang hilang," imbuhnya.
Tim Inafis Satreskrim Polresta Sidoarjo yang mendatangkan petugas ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo.
"Adapun ciri-ciri pakaian yang digunakan, baju kaos lengan panjang, celana pendek warna abu-abu, dan sandal jepit warna biru," ucap Haris.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, pihak keluarga sebelumnya sempat melaporkan korban hilang ke Polsek Tulangan karena tidak kunjung pulang ke rumah sejak awal Oktober lalu.
"Hal tersebut bersama dengan ciri-ciri yang didapatkan pada tubuh korban, baik itu pakaian maupun sandal, sesuai dengan laporan yang dilaporkan oleh Bu Arya selaku istrinya ada orang yang hilang, saudara Yoyo," tuturnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian memastikan bahwa identitas korban telah dikenali berkat laporan orang hilang yang diajukan oleh istri korban beberapa waktu lalu.
"Dan kami pun sudah melakukan atau konfirmasi untuk menghadirkan pihak keluarga, baik itu Arya istrinya maupun keluarga kandung, saudara kandung daripada korban," jelas Haris.
Pihak keluarga korban menyatakan tidak menghendaki adanya proses autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, mengingat korban semasa hidupnya memiliki riwayat kesehatan tertentu.
"Dan menyakini bahwasanya korban tersebut adalah benar-benar orang yang bernama Yoyo yang dilaporkan telah hilang pada minggu tanggal 4 Oktober tahun 2026," pungkasnya.
Jenazah korban kini telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan setelah proses identifikasi dan olah TKP oleh aparat kepolisian selesai dilakukan secara menyeluruh.
Editor : Iwan Iwe





















