Menu
Pencarian


Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan Desa

JTV Madura - Minggu, 14 Juni 2026 16:52
Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan Desa
Seorang warga Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia di jalan Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep. (Foto: dok. Humas Polres Sumenep).

SUMENEP - Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia di jalan desa yang berada di Dusun Kopao, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

"Korban diketahui bernama Sa'om (80), seorang petani asal Dusun Aeng Nyior, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep," kata Kapolsek Bluto, AKP Agus Sugito. 

AKP Agus Sugito menuturkan, penemuan korban bermula ketika usai melaksanakan shalat Ashar, korban berangkat menuju ladangnya untuk mengambil kayu. 

"Dalam perjalanan, korban sempat disapa oleh seorang warga bernama Akwar yang mengajaknya singgah ke rumahnya. Namun, korban menyampaikan sedang terburu-buru dan melanjutkan perjalanan menuju ladang," terangnya 

Baca Juga :   Jalan Berlubang Renggut Nyawa, Penyelenggara Jalan Bisa Dipidana

Tidak lama kemudian, ada saksi Mujahriyanto yang sedang mencari rumput melihat seorang pria dalam kondisi roboh di jalan aspal di samping sepeda motornya. Karena tidak mengenali korban, saksi kemudian memanggil Sudirman untuk memastikan identitas orang tersebut. Setelah dicek, diketahui bahwa pria tersebut adalah Sa'om. 

Selanjutnya, warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan kepada Kepala Desa Lobuk yang selanjutnya menghubungi Polsek Bluto dan pihak Puskesmas. 

"Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan," sambungnya.

Baca Juga :   Profil Try Sutrisno, Dari Panglima TNI hingga Wakil Presiden ke-6 RI

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, korban kemudian dievakuasi ke rumah saudara kandungnya, Rusniah. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma atau sesak napas.

Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan meyakini bahwa korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Keluarga juga menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah. 

"Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sakit asma atau sesak napas. Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," katanya. (Fawas Irfani). 

Editor : JTV Madura






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.