JEMBER - 
Program Beasiswa Cinta Bergema dari Pemerintah Kabupaten Jember memberikan dampak nyata bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Bantuan biaya pendidikan tersebut membuat mahasiswa penerima tidak lagi dibayangi kekhawatiran membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sehingga dapat lebih fokus mengejar prestasi akademik.
Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, mengatakan kampusnya menjadi salah satu perguruan tinggi dengan jumlah penerima Beasiswa Cinta Bergema terbanyak. Pada 2025, jumlah mahasiswa UIN KHAS Jember yang menerima beasiswa tercatat mencapai 1.489 orang.
Menurut Khoirul, peningkatan jumlah penerima tersebut menjadi lompatan besar dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jember beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Dinas Pendidikan, yang telah membantu mahasiswa menyelesaikan persoalan biaya kuliah.
“Kami sebagai kampus penerima paling banyak sangat merasakan dampak nyata program ini. Mahasiswa tidak lagi berpikir UKT semester berikutnya akan dibayar dari mana,” ujar Khoirul.
Sebelum program beasiswa diperluas, sejumlah mahasiswa kerap mengajukan cuti menjelang masa pembayaran UKT karena terkendala kondisi ekonomi. Sebagian mahasiswa juga mengajukan banding atau keringanan UKT lantaran belum memiliki biaya untuk melanjutkan perkuliahan.
Setelah memperoleh beasiswa, jumlah mahasiswa yang mengajukan cuti maupun banding UKT disebut mengalami penurunan. Beban biaya pendidikan yang berkurang membuat para penerima beasiswa dapat mengalihkan perhatian dan energinya untuk meningkatkan prestasi akademik.
“Biasanya menjelang pembayaran UKT, banyak mahasiswa mengajukan cuti karena persoalan ekonomi. Sekarang mereka semakin tidak memikirkan UKT dan bisa fokus pada prestasi akademiknya,” jelasnya.
Khoirul menilai keunggulan Beasiswa Cinta Bergema terletak pada luasnya kategori penerima. Program tersebut memiliki enam kategori bantuan yang dinilai mampu menjangkau mahasiswa dari beragam kondisi dan kebutuhan.
Sementara itu, perwakilan penerima beasiswa, Jembar Bahri Hakim, menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada Kabupaten Jember.
Menurut Jembar, para penerima beasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk membalas dukungan pemerintah daerah melalui prestasi, pengabdian kepada masyarakat, serta keterlibatan dalam pembangunan daerah.
“Kami sebagai penerima beasiswa akan berusaha memberikan kontribusi nyata untuk Kabupaten Jember,” kata Jembar.
UIN KHAS Jember berharap program tersebut terus dilanjutkan dan diperluas hingga mencapai target 20 ribu penerima. Perluasan beasiswa dinilai penting untuk mencegah mahasiswa berhenti kuliah karena masalah ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kualitas akademik perguruan tinggi.
“Besar sekali dampaknya bagi mahasiswa kami. Mereka tidak lagi memikirkan biaya UKT dan bisa lebih fokus menyelesaikan kuliah serta mengejar prestasi,” pungkas Khoirul.
Editor : JTV Jember


















