MOJOKERTO - Seorang pemuda penjaga warung kopi All In di Dusun Manduro Manggung Gajah RT 012 RW 003, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, ditemukan tewas, Minggu (26/4/2026) malam.
Korban diketahui bernama Jaka Ari Yahya (27), warga Desa Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Ngoro.
Tubuh korban ditemukan pertama kali oleh pemilik warung. Ketika itu, pemilik warung curiga pesan whatsapp tidak dibalas.
"Saat itu, pada minggu sekitar pukul 18.00 WIB, pemilik warung mengirim pesan WhatsApp kepada korban untuk menanyakan total pendapatan warung. Namun pesan tersebut tidak mendapat balasan," ujar Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi.
Pemilik warung semakin curiga kepada korban saat mendapat kabar bila warung tutup.
"Sekitar pukul 18.30 WIB, pemilik warung menerima pesan dari rekannya yang menanyakan alasan warung kopi tutup. Sekitar pukul 19.00 WIB, pesan serupa kembali diterima dari teman lainnya," terang Heru Purwandi.
Merasa curiga, pemilik warung kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 21.45 WIB. Saat tiba di lokasi, warung dalam keadaan tertutup dengan lampu depan maupun lampu dalam kondisi mati.
"Saat diperiksa, pintu warung diketahui hanya tertutup namun tidak tergembok. Pemilik warung lalu masuk menggunakan penerangan senter dari telepon genggam. Di dalam warung, korban ditemukan dalam posisi telentang dan tidak bergerak. Dari hidung serta mulut korban mengeluarkan darah. Korban diduga telah meninggal dunia," katanya.
Pemilik warung kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngoro. Polisi yang tiba langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Diantaranya, satu buah sarung bercak darah, sweater atau hoodie bercak darah, sandal jepit hitam, palu, dua botol air mineral, gelas berisi air putih, ponsel Samsung Galaxy J4, gelas berisi kopi, sebungkus kerupuk, masker, tas ransel merah berisi ijazah, KTP dan KK milik korban, serta tas pinggang hitam.
Temuan barang bukti tersebut, muncul dugaan bila korban baru saja minum kopi sambil makan kerupuk. Namun, polisi belum bisa memastikan penyebab tewasnya korban.
"Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, termasuk menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian. Kami saat ini juga masih melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban," tegasnya. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















