PASURUAN - Seorang bocah berusia tujuh tahun tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di tepi Jalan Raya Bromo, Desa Tebas, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan pada Minggu pagi. Kecelakaan maut ini diduga terjadi karena sopir mobil dalam kondisi mengantuk.
Lokasi kejadian laka lantas tersebut tepat berada di depan sebuah toko bahan adonan kue. Dari rekaman kamera pengawas atau cctv toko di lokasi kejadian, korban terlihat duduk seorang diri di atas sepeda motor yang terparkir di bahu Jalan Raya Bromo, Pasrepan.
Saat itu korban bernama Dava Arian Nabil yang berusia tujuh tahun, warga Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan sedang menunggu ibunya yang sedang berbelanja di dalam toko bahan adonan kue.
Tiba-tiba sebuah mobil jenis suzuki escudo datang dari arah utara menuju selatan dan langsung menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban.
Baca Juga : Agenda Tahunan Pemerintah Pasuruan, Grebeg Syawal, Angkat Potensi Wisata dan UMKM
Benturan keras membuat korban terpental dan tergeletak di badan jalan, kejadian ini berlangsung cepat dan mengundang kepanikan warga di sekitar lokasi.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dr.R.Soedarsono Kota Pasuruan, namun akibat luka parah yang diderita, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Petugas kepolisian dari satuan lalulitas polres pasuruan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan barang bukti untuk keperluan penyelidikan.
Baca Juga : Banjir di Pasuruan Mulai Surut, Ribuan Warga Masih Terdampak
Sekentara sopir mobil escudo diketahui bernama mohamad muklas, warga poh gading sedang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
“Sekitar jam setengah 9 pagi anaknya berada di luar saat orang tuanya sedang membeli adonan di dalam toko setelah mengerti anaknya ditabrak orang tuanya langsung lari kedepan lalu korban dibawa ke rumah sakit”, ujar Ahmad Khoirul karyawan toko.
“Dari rumah katanya mau membeli sesuatu mungkin orangtuanya masuk lalu anaknya ditinggal dan dibiarkan nunggu diluar toko begitu masuk tiba-tiba ada mobil escudo dari utara langsung nabrak motor dan kondisi korban langsung meninggal”, pungkas Rohman Kades Cobanjoyo.
Baca Juga : Banjir Rendam Jalur Pantura Kota Pasuruan Disebabkan Sungai Petung Meluap
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan awal, kecelakaan terjadi karena sopir mobil dalam kondisi mengantuk saat mengemudi. (cahya fitra)
Editor : Iwan Iwe



















