JEMBER - JEMBER – Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi titik tolak bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk menegaskan kembali komitmennya dalam membangun daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Menyikapi arahan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia dalam pidato kenegaraan, Pemkab Jember memastikan akan memperluas akses pelayanan dasar, pendidikan, serta menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi daerah maupun nasional.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, usai mengikuti pidato kenegaraan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung DPRD Jember, Jumat pagi. Menurut Bupati, arahan Presiden tersebut akan menjadi pedoman utama bagi Pemkab Jember dalam menyusun sekaligus menjalankan berbagai program pembangunan ke depan.
Fawait menegaskan, anggaran daerah akan diarahkan secara lebih fokus untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan layanan dasar yang menyentuh langsung kehidupan warga sehari-hari. Sejumlah program unggulan pun disebut akan terus diperkuat, di antaranya layanan kesehatan homecare yang memudahkan warga mengakses pelayanan medis, serta program beasiswa pendidikan yang diharapkan mampu memperluas kesempatan masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, untuk mengenyam pendidikan yang layak.
Tidak hanya dari sisi pelayanan sosial, Pemkab Jember juga menyiapkan sejumlah langkah strategis di sektor pangan guna mempertahankan produktivitas pertanian daerah. Sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan terus ditingkatkan, termasuk melalui optimalisasi pemanfaatan lahan dan program Intensifikasi Pertanian melalui Optimalisasi Lahan atau IRPOM.
Baca Juga : Hadiah HUT RI, Pemprov Jatim Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Bupati Fawait turut menyampaikan capaian positif sektor pertanian Jember pada tahun sebelumnya sebagai modal optimisme untuk terus mendorong ketahanan pangan daerah.
“Pertumbuhan produksi padi dan beras kita tahun 2025, kita masuk lagi ke tiga besar ya, sehingga kita berharap walaupun tahun ini, bukan cuma di Jember tapi di semua daerah,” ujar Muhammad Fawait.
Pemkab Jember menilai bahwa penguatan program sosial, pelayanan dasar, serta ketahanan pangan merupakan bagian tak terpisahkan dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten. Dengan dukungan penuh dari Forkopimda, pemerintah daerah menyatakan optimismenya bahwa seluruh program pembangunan yang dirancang dapat berjalan selaras dengan arahan pemerintah pusat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jember secara berkelanjutan.
Editor : Iwan Iwe

















