SURABAYA - Hal tersebut disampaikan Eri Cahyadi menanggapi beredarnya kabar mengenai keberadaan patahan baru di Surabaya.
Menurut Eri, dua patahan yang ada di Surabaya tersebut telah diumumkan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Terkait rencana pemasangan alat sensor di lokasi patahan, Eri menyatakan Pemerintah Kota Surabaya masih berkoordinasi dengan pihak kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan masih membahas rencana tersebut lebih lanjut.
Selain itu, Eri juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya untuk melakukan tindakan antisipatif.
Sebelumnya, beredar informasi di media sosial mengenai adanya patahan baru Surabaya-Madura.
Menurut pakar geologi Amin Widodo, patahan tersebut memang ada, namun masuk dalam kategori tidak aktif.
Editor : Ferry Maulina



















