BANGKALAN - Kondisi memprihatinkan dialami siswa SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Satu per satu bangunan ruang kelas di sekolah tersebut ambruk, memaksa para siswa belajar di emperan rumah warga sekitar.
Kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan ini juga menggugah empati para siswa. Salah satunya, Rosid, siswa SDN Tlagah 2 Galis, yang berharap Presiden Prabowo Subianto dapat membantu membangun kembali sekolah mereka.
“Sekolah saya sudah roboh. Sekarang saya belajar di emperan rumah warga. Saya minta tolong kepada Bapak Presiden Prabowo supaya sekolah kami segera dibangun,” ucap Rosid, Rabu (14/1/2025).
Ambruknya bangunan sekolah ini diawali runtuhnya plafon ruang kelas 6, yang kemudian disusul robohnya ruang guru dan ruang kelas 4. Total, tiga bangunan ruang kelas di sekolah tersebut tidak lagi dapat digunakan.
Baca Juga : Sekolah Ambruk, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Minta Bantuan Presiden
Pasca kejadian itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan langsung melakukan pemantauan ke lokasi. Hasilnya, kondisi bangunan sekolah Inpres yang telah berdiri sejak lama dan belum pernah tersentuh bantuan itu dinilai sangat memprihatinkan.
Tidak hanya tiga bangunan yang telah ambruk, tiga ruang kelas lainnya, yakni kelas 1, 2, dan 3, yang masih berdiri juga berada dalam kondisi serupa. Struktur bangunan terlihat rapuh dan jauh dari kata layak.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pembangunan sekolah setelah adanya putusan kasasi Mahkamah Agung terkait sengketa lahan yang telah dimenangkan oleh Pemkab Bangkalan.
Baca Juga : Pesan SBY, Indonesia Tidak Ada Matahari Kembar dan Matahari Itu Sekarang Prabowo Subianto
“Dengan keluarnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung dan dimenangkan oleh Pemkab Bangkalan, menjadi dasar kami untuk segera mungkin memberikan bantuan berupa rehab agar siswa bisa belajar dengan layak,” ujarnya. (Moch. Sahid)
Editor : JTV Madura



















