PACITAN - Presiden ke-6 Republik Indonesia sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan pentingnya kepekaan sosial dan kepedulian terhadap penderitaan rakyat yang kini tengah menghadapi berbagai kesulitan. Pesan tersebut disampaikan SBY dalam penutupan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Partai Demokrat gelombang pertama di Museum dan Galeri SBY*Ani, Pacitan, beberapa waktu lalu.
SBY meminta seluruh kader dan anggota Demokrat tidak sekadar aktif dalam politik, melainkan juga hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi tantangan berat. “Partai Demokrat harus menjadi teladan. Tunjukkan kepedulian nyata, jangan buta dan tuli terhadap apa yang dirasakan rakyat,” tegasnya.
Pesan ini semakin relevan dengan kondisi Indonesia belakangan ini yang diwarnai gelombang demonstrasi di berbagai daerah. Aksi unjuk rasa mahasiswa, buruh, hingga masyarakat sipil bermunculan sebagai bentuk protes atas kenaikan harga kebutuhan pokok, isu ketenagakerjaan, hingga kebijakan pemerintah yang dianggap memberatkan.
Situasi ekonomi yang belum stabil pascapandemi, ditambah tekanan inflasi dan terbatasnya lapangan pekerjaan, membuat keresahan publik kian meningkat. SBY menilai, kader Demokrat perlu hadir di garis depan untuk menyerap aspirasi rakyat dan memperjuangkannya di jalur politik secara elegan dan konstitusional.
Baca Juga : SBY Pesan Kader Demokrat Peka Terhadap Kesulitan Rakyat di Tengah Situasi Bangsa yang Bergejolak
“Jangan hanya datang ketika pemilu. Demokrat harus hadir setiap saat, saat rakyat butuh perhatian dan solusi,” tandasnya.
Dengan pesan itu, Demokrat diharapkan tidak hanya fokus pada agenda internal partai, tetapi juga menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama, terutama di tengah situasi bangsa yang penuh dinamika saat ini. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan