SURABAYA - Peristiwa tragis terjadi di Jalan Bukit Molin gang 2B, Banyu Urip Kidul, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Senin (25/5/2026) malam.
Rumah dua lantai milik Dwi Priyo Aprianto, terbakar hingga mengakibatkan dua orang penghuninya tewas. Korban tewas adalah nenek dan cucunya. Keduanya adalah Suamah (72) dan cucunya, Muhammad Azzam Rizki Pratama (14), pelajar kelas 1 SMPN 46 Surabaya.
Selain dua korban tewas, dua penghuni rumah lainnya mengalami luka. Keduanya adalah Meiga Dita Fisilia (39) mengalami luka robek di tangan kanan, sedangkan penghuni kos bernama Tiwuk Suryati (46) mengalami dislokasi pada kedua kaki.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.58 WiB. Ketika itu, api tiba-tiba membakar bengkel yang terletak di lantai satu. Diduga, api berasal dari korsleting listrik charge motor.
Dalam sekejap, api langsung membesar dan membakar seluruh ruangan di lantai satu yang juga difungsikan sebagai toko sembako. Salah satu penghuni yang mengetahui kejadian ini, langsung keluar rumah dan meminta pertolongan warga.
Upaya warga memadamkan api dengan air dan alat seadanya tak membuahkan hasil. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) yang menerima laporan langsung mengerahkan 14 unit ke lokasi.
“Saat tim pemadam tiba di lokasi, api sudah membakar habis bangunan rumah dan tempat usaha. Kami menerjunkan 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani.
Saat kejadian, terdapat enam orang di dalam rumah. Empat orang berhasil menyelamatkan diri, termasuk dua orang yang nekat melompat dari lantai dua untuk menghindari kobaran api.
Korban tewas Suamah dan Azzam sama-sama ditemukan di kamar mandi. Suamah ditemukan di kamar mandi lantai 2, sedangkan Azzam di kamar mandi lantai 1. Jasad keduanya langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSU dr Soetomo. (*)
Editor : M Fakhrurrozi

















