PONOROGO - Ribuan orang mengikuti pengajian dan sholawat dalam rangka Harlah 10 tahun Mafia Sholawat di Alun-alun Kabupaten Ponorogo, Kamis (9/11/2023).
Pengajian dan shalawatan dengan tema mengetuk pintu langit, berteduh indahnya shalawat itu menghadirkan KH Muhammad Ali Shodiqin atau Gus Ali Gondrong. Rencananya, Calon Presiden Ganjar Pranowo hadir dalam kegiatan tersebut. Namun, karena ada sesuatu hal, mantan Gubernur Jawa Tengah itu, menyapa ribuan orang lewat zoom.
Dalam kesempatan zoom itu, Ganjar meminta maaf tidak bisa hadir di Alun-alun Ponorogo. Hal ini dikarenakan padatnya jadwal dirinya dan Mahfud MD.
“Sebenarnya ingin sekali mengikuti shalawatan Gus Ali. Saya lihat di video-video youtube, pengajian shalawatan Gus Ali banyak sekali yang datang. Selamat untuk Mafia Sholawat yang ultah ke-10 tahun,” ungkap Ganjar Pranowo saat melakukan zoom.
Ganjar mengaku kangen dengan Ponorogo terutama dengan sate ayam yang rasanya enak.
“Tahun 2000 saya diajak Bupati Sugiri Sancoko untuk sarapan di depot sate ayam Ponorogo. Sate ne enak pol, kangen sate ayam Ponorogo,” ungkap Ganjar yang disambut tepuk tangan ribuan warga yang hadir.
Selain kulinernya, Ganjar juga teringat akan baju penadon. Saat berkunjung ke bumi reog, Ia ingat dipakaikan baju kebesaran para warok itu. Dia terlihat gagah dan berwibawa saat memakai pakaian yang serba hitam-hitam itu. Ketika membahas Ponorogo, Ganjar pun juga tidak lepas oleh keseniannya yang telah mendunia, yaitu Reog Ponorogo. Kesenian budaya asli Ponorogo ini, bisa menjadi hiburan rakyat, dan sudah terkenal ke seantero Indonesia.
“Reog Ponorogo merupakan seni budaya yang luar biasa. Ponorogo memiliki akar budaya yang tinggi,” katanya.
Sementara itu, Budi Kanang Sulistyono, Ketua Tim Pemenangan Ganjar Jatim, mengatakan pemilihan acara musik dibalut pengajian dan shalawatan di Kabupaten Ponorogo karena Kabupaten Ponorogo, Ngawi dan Trenggalek itu memiliki satu kemiripan. Yakni selain banyak pendukung merah, juga banyak pendukung hijau yang cukup kental.
“Karena ada kemiripan antara Kabupaten Ponorogo, Ngawi dan Trenggalek maka kita adakan musik shalawatan. Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa, ada ribuan orang yang memadati alun-alun Ponorogo. Kedepan masyarakat sudah pintar tanpa kita arahkan atau presure,” ujarnya.
Sementara itu, Sugiri Sancoko, Bupati Ponorogo optimis pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD menang di Kabupaten Ponorogo.
“Kami tidak bisa memastikan berapa persen kemenangan. Tapi yang pasti pasangan Ganjar – Mahfud sesuai dengan selera pasangan Kabupaten Ponorogo. Kebetulan pas Harlah Mafia Sholawat ke-10 tahun dan semua hadir, Gus Ali hadir, Pak Ganjar juga. Muda-mudahan nyambung sehingga kami memakai judul mengetuk pintu langit,” terangnya. (Ega Patria)
Editor : Y. Windarto