Menu
Pencarian

Ribuan Burung Migran Singgah di Tulungagung

JTV Kediri - Kamis, 15 Januari 2026 14:41
Ribuan Burung Migran Singgah di Tulungagung
Salah satu burung migrasi dari Cina dan Rusia di Tulungagung. (Foto : Beny Setiawan)

TULUNGAGUNG - Pada musim dingin, ribuan burung bermigrasi dari daratan China dan Rusia menuju wilayah tropis Indonesia. Salah satu titik persinggahan penting bagi burung-burung migran tersebut berada di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Momentum tahunan ini dimanfaatkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur bersama sejumlah komunitas pecinta alam untuk menggelar kegiatan pengamatan burung (bird walk). Kegiatan dipusatkan di kawasan persawahan Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo.

Dengan berbekal kamera profesional dan teropong, tim mengamati sejumlah spesies burung yang terbang ribuan kilometer untuk bertahan hidup. Dari pengamatan hari ini, salah satu jenis yang teridentifikasi adalah Trinil Semak (Tringa glareola).

Petugas BBKSDA Jawa Timur, Ahmad David Kurnia, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan selama dua tahun terakhir, setidaknya ada tujuh jenis burung migran yang singgah di Tulungagung. Jenis-jenis itu antara lain Trinil Pantai (Actitis hypoleucos), Trinil Semak (Tringa glareola), Kicuit Kerbau (Motacilla tschutschensis), Cerek Kernyut (Pluvialis fulva), Cerek Kalung-Kecil (Charadrius dubius), Terik Asia (Glareola maldivarum), dan Layang-Layang Asia (Hirundo rustica).

“Kegiatan pengamatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pergerakan burung dari berbagai belahan dunia,” ujar David.

Kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi para pecinta alam. Fazal Marzuki, Ketua Mapala Himalaya, mengungkapkan antusiasmenya bisa melihat langsung serta mempelajari jenis dan perilaku burung-burung migran tersebut.

Menurut para pemantau, fenomena migrasi burung ini berlangsung setiap tahun dari bulan Oktober hingga Maret. Burung-burung tersebut terbang dari habitat asalnya di Rusia dan China untuk mencari makan di wilayah tropis, termasuk Indonesia, sebelum sebagian melanjutkan perjalanan hingga Australia. (Beny Setiawan)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.