Aksi anggota geng motor meresahkan warga Banyuwangi. Konvoi anggota yang mengaku berasal dari geng Brutaliti di Jalan Raya Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari pada Minggu (25 Mei 2026) dini hari diiringi dengan pamer senjata tajam.
Berdasarkan video yang beredar, para anggota geng tersebut berkebut-kebutan di jalan raya dan memakan hampir seluruh jalur. Beberapa orang terlihat memamerkan celurit.
Kanit Reskrim Polsek Rogojampi Iptu Ocky Heru Prasetyo mengatakan, pihaknya segera memburu para anggota geng motor tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Pada Senin malam, kami amankan tiga anggota geng tersebut," kata Ocky, Selasa (26 Mei 2026).
Tiga anggota geng motor yang diamankan adalah MAR (17) dan NAS (16) asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar dan JMA (15) asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Ketiganya berstatus sebagai pelajar.

Dalam konvoi itu, MAR membawa celurit sepanjang 50 sentimeter (cm). Ia menyebut dirinya sebagai ketua geng. Sementara NAS membawa sajam jenis celurit dan JMA membawa sajam dari rantai besi.
"Dan delapan anggota geng lainnya masih dalam pencarian," kata Ocky.
Ketiga pelajar tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Rogojampi usai diamankan. Mereka dihukum dengan cara merangkak dari halaman ke dalam kantor polisi.
Saat ditanya motif berkonvoi di jalan raya sembari membawa senjata tajam, mereka mengaku ingin mencari musuh.
Usai diamankan polisi, mereka mengaku menyesal dan akan bertaubat.
Ocky mengatakan, para pelajar yang diamankan akan dibina lebih lanjut. Status mereka sebagai pelajar menjadi salah satu pertimbangan utama.
Aparat juga meminta agar para anggota geng tersebut tak lagi membuat onar. Ia juga meminta warga lain untuk melapor ke aparat apabila menemukan kejadian serupa.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















