BONDOWOSO - Relawan Kiaiku Perjuanganku untuk Risma-Gus Hans se Tapal Kuda membelot mendukung Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Deklarasi dukungan dilakukan di Cafe Monstera, di Kecamatan Bondowoso, pada Sabtu (23/11/2024).
Deklarasi relawan Kiaiku Perjuanganku mendukung Khofifah-Emil ini sangat mengejutkan. Pasalnya, sekitar dua bulan lalu, relawan kiaiku perjuanganku se tapal kuda ini, mendeklarasikan untuk kemenangan Paslon Pilgub Jatim, Risma-Gus Hans.
Menurut Gus Bhaidowi, Koordinator relawan Tapal Kuda, sebelumnya sempat direkrut oleh tim Risma-Gus Hans untuk mensukseskan paslob nomer urut tiga itu.
Namun, yang terjadi sejak terbentuk atau sekitar dua bulan lebih hingga saat ini lepas kontak, dan tak ada komunikasi. Padahal, pihaknya telah membentuk relawan hingga jajaran kecamatan di seluruh Tapal Kuda.
Baca Juga : 3.600 Lebih TPS Suara Nol, Tim Risma-Gus Hans Sebut Ada Kejanggalan
Sampai hari ini, detik ini belum ada arahan yang jelas.
"Sehingga kami beristiharroh, akhirnya teman-teman sepakat untuk mendeklarasikan mendukung sepenuhnya pada Ibu Khofifah dan Emil," jelasnya.
Ia menerangkan meski saat ini merupakan hari terakhir kampanye. Namun, tim relawan akan bersilaturahim secara masif melalui media seperti whatsapp.
Baca Juga : Menang di Bangkalan, Khofifah-Emil Pecah Telur di Pilgub Jatim
Dirinya optimis pada Pilgub 2024 ini, Paslon Khofifah-Emil bisa memperoleh suara minimal 50 persen dan maksimal 60 persen se tapal kuda.
Ia meyakini dengan track record Khofifah yang pernah menjadi Menteri Sosial RI, sebagai Gubernur. Kemudian, Emil yang pernah jadi Bupati Trenggalek dan wakil gubernur. Merwka dinilainya mampu membawa Jawa Timur lebih maju, lebih berprestasi lagi.
"Seperti apa yang menjadi visi dan misi beliau, Jawa Timur berprestasi yang berkelanjutan," pungkasnya.
Baca Juga : Khofifah-Emil Unggul Telak di TPS Rumah Emil Trenggalek
Informasi dihimpun, relawan yang hadir merupakan koordinator wilayah dari kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, san Probolinggo. Mereka berasal dari beragam background, ada yang berlatae belakang petani, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. (*)
Editor : M Fakhrurrozi