BLITAR - Sebanyak 385 warga Kota Blitar memadati pendaftaran Pasar Takjil Ramadan 2026 di Jalan Kenanga, Selasa (10/2). Mereka rela antre berdesak-desakan sejak dini hari demi mendapat kesempatan berjualan. Uniknya, proses seleksi calon pedagang dilakukan melalui pengundian langsung di tempat.
Pendaftar mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar. Padahal, dari ratusan pendaftar, hanya tersedia 150 stan. Setelah mengisi berkas, setiap calon pedagang langsung mengambil undian untuk menentukan kelolosan.
"Ya terpaksa terima, sistemnya undian. Saya sudah datang dari jam 7 pagi tapi belum beruntung," ujar Bambang, seorang pedagang es yang gagal mendapat stan.
Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, menjelaskan mekanisme ini diterapkan untuk transparansi. "Kuota memang terbatas. Dengan undian langsung, kami menghindari potensi klaim tidak adil," jelasnya.
Pasar Takjil Ramadan di Kota Blitar akan beroperasi mulai awal puasa di tiga lokasi: Halaman Pasar Templek, Halaman Pasar Legi, dan Jalan Kenanga. (Qithfirul Aziz)
Editor : JTV Kediri



















