Menu
Pencarian

Ratusan Personel TNI Bersihkan Puing Pascagempa, Badan Geologi KESDM Lakukan Kajian

JTV Pacitan - Sabtu, 7 Februari 2026 15:48
Ratusan Personel TNI Bersihkan Puing Pascagempa, Badan Geologi KESDM Lakukan Kajian
Ratusan personel TNI dari Kodim 0801 Pacitan melakukan pembersihan material bangunan rusak pascagempa. (Foto:Surya for Portaljtv.com)

PACITAN - Pascagempa megathrust bermagnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, berbagai upaya penanganan pascabencana terus dilakukan. Selain pembersihan puing bangunan oleh ratusan personel TNI, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga turun langsung ke lokasi terdampak untuk meninjau kerusakan serta melakukan kajian karakteristik tanah.

Sekitar 200 lebih personel dari Kodim 0801 Pacitan dikerahkan untuk membersihkan material puing bangunan yang rusak akibat gempa. Salah satu lokasi pendistribusian personel berada di Desa Sumberharjo, Kecamatan Pacitan. Di wilayah ini, sebuah sarana tempat ibadah mengalami kerusakan cukup parah akibat kuatnya guncangan gempa.

Beberapa bagian bangunan dilaporkan ambruk, termasuk tandon air dan area tempat parkir. Proses pembersihan dilakukan secara manual oleh personel TNI bersama warga setempat guna mempercepat pemulihan lingkungan.

Pasi Intel Kodim 0801 Pacitan, Kapten Cke Andig Arifianto, mengatakan pengerahan personel difokuskan pada lokasi dengan tingkat kerusakan cukup parah dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. “Kami mengerahkan lebih dari 200 lebih personel untuk membantu membersihkan puing-puing bangunan, terutama fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak cukup berat. Harapannya aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” ujar Kapten Andig Arifianto.

Baca Juga :   Gempa Magnitudo 6,4 Di Pacitan, Pemprov Jatim Lakukan Peninjauan Dan Pendataan Kerusakan

Selain di Desa Sumberharjo, personel TNI juga melakukan pembersihan material bangunan rumah warga terdampak gempa di Desa Menadi, Kecamatan Pacitan Kota. Berdasarkan data sementara, hingga saat ini total kerusakan akibat gempa di Kabupaten Pacitan tercatat mencapai 46 titik yang tersebar di sejumlah wilayah.

Disisi lain, Badan Geologi dari Kementerian ESDM turut meninjau lokasi terdampak gempa di Desa Menadi pada Sabtu siang. Selain memeriksa kondisi bangunan, tim juga melakukan pengukuran mikrotremor untuk menganalisis karakteristik dinamik tanah di wilayah tersebut. Surveyor Pemetaan Badan Geologi Kementrian ESDM Amalfi Omang, menjelaskan bahwa pengukuran ini penting untuk mengetahui tingkat kerentanan wilayah terhadap guncangan gempa.

“Pengukuran mikrotremor ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dinamik tanah, seperti frekuensi dominan dan faktor amplifikasi. Data ini sangat penting untuk mikrozonasi gempa dan menjadi dasar dalam perencanaan konstruksi bangunan tahan gempa ke depan,” jelas Amalfi Omang.

Baca Juga :   Dua Rumah Rusak di Trenggalek Akibat Gempa Pacitan

Menurutnya, hasil kajian tersebut nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai rekomendasi teknis guna meminimalkan risiko kerusakan akibat gempa. Sementara itu, upaya pembersihan dan pendataan dampak gempa di Kabupaten Pacitan masih terus dilakukan oleh berbagai pihak. Pemerintah daerah bersama TNI dan instansi terkait berkomitmen mempercepat penanganan pascabencana, sekaligus melakukan kajian teknis untuk mengantisipasi potensi gempa susulan. (Edwin Adji)

Editor : JTV Pacitan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.