KOTA MALANG - Saat bulan Ramadhan, aneka minuman takjil selalu menjadi buruan masyarakat untuk berbuka puasa. Salah satu yang kini semakin populer adalah air kelapa bakar. Tak hanya menawarkan sensasi hangat yang berbeda dari biasanya, minuman ini juga dinilai memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh.
Berbeda dengan air kelapa muda yang umumnya disajikan dingin, air kelapa bakar diproses dengan cara dibakar terlebih dahulu dalam keadaan utuh. Kulit kelapa dibakar hingga menghitam, lalu air di dalamnya disajikan hangat. Aroma khas hasil pembakaran inilah yang membuat cita rasanya lebih kuat dan unik.

Sejumlah pedagang juga menambahkan jahe, madu, gula aren, atau kayu manis untuk memperkaya rasa. Kombinasi tersebut membuat minuman ini terasa lebih nyaman di perut, terutama setelah seharian berpuasa.
Baca Juga : Ramadhan Makin Nikmat dengan Air Kelapa Bakar yang Menyehatkan
Secara alami, air kelapa mengandung elektrolit penting seperti kalium, magnesium, natrium, dan kalsium. Dalam satu gelas sekitar 240 mililiter, air kelapa mengandung sekitar 40–60 kalori dengan karbohidrat alami dalam jumlah ringan. Kandungan tersebut membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
Ahli gizi Tan Shot Yen menyebut air kelapa sebagai minuman alami yang baik untuk hidrasi karena kandungan elektrolitnya. Namun, ia mengingatkan agar tidak menambahkan gula berlebihan agar manfaatnya tetap optimal.
Hal senada juga disampaikan oleh Rita Ramayulis, yang menyarankan agar minuman berbuka tidak terlalu manis supaya kadar gula darah tetap stabil setelah puasa.
Baca Juga : Mengenal Apa Itu Kombucha? Minuman Fermentasi Kaya Probiotik dengan Beragam Manfaat Kesehatan
Dalam versi bakar yang dipadukan dengan jahe atau rempah, air kelapa juga dipercaya dapat membantu menghangatkan tubuh, membuat perut terasa lebih nyaman, serta memberi efek relaksasi ringan. Meski demikian, konsumsi tetap perlu bijak.
Dengan rasa yang khas, harga yang relatif terjangkau, serta kandungan nutrisi yang cukup baik, air kelapa bakar bukan hanya sekadar tren musiman, tetapi bisa menjadi pilihan takjil yang menyegarkan sekaligus bermanfaat selama Ramadhan. (Prakerin-Abdul)
Editor : JTV Malang



















