JAKARTA - Kabar gembira bagi para ARMY di Indonesia. Setelah seluruh anggotanya menyelesaikan masa wajib militer, grup boyband asal Korea Selatan, Bangtan Sonyeodan (BTS), dijadwalkan kembali menyapa penggemar global melalui tur dunia bertajuk "Arirang World Tour" pada periode 2026–2027. Sebelum memulai rangkaian tur, BTS direncanakan merilis album comeback bertajuk Arirang pada 20 Maret mendatang, yang diikuti dengan konser pembuka di Goyang, Korea Selatan, pada April 2026.
Jakarta pun santer disebut sebagai salah satu destinasi utama dalam daftar tur tersebut. Menanggapi antusiasme yang tinggi, Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi pelaksanaan konser BTS yang direncanakan berlangsung pada 26-27 Desember 2026 di Jakarta International Stadium (JIS). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri seremoni groundbreaking JPO yang menghubungkan Ancol dengan JIS di Jakarta Utara, Minggu (25/1).
Menurut Pramono, JIS merupakan lokasi yang sangat representatif dan menjanjikan untuk perhelatan berskala internasional. Ia menilai infrastruktur pendukung di kawasan tersebut kini jauh lebih siap dibandingkan sebelumnya. “Dari sisi transportasi sudah tidak seperti dulu. Tempat parkir kini lebih luas dan akses masyarakat menuju JIS semakin mudah karena sudah terintegrasi dengan KRL serta TransJakarta,” ujar Pramono.
Guna merealisasikan rencana besar tersebut, Pramono telah menginstruksikan jajaran pengelola JIS dan PT Pembangunan Jaya Ancol untuk terus meningkatkan fasilitas di kawasan tersebut. Ia meminta Direktur Utama JIS agar mengoptimalkan stadion tersebut sebagai pusat kegiatan besar, termasuk konser musik kelas dunia, sehingga fungsinya tidak hanya terbatas pada sarana olahraga semata. “Selain sarana olahraga, tentunya JIS sangat layak untuk konser-konser besar sekelas Bon Jovi hingga Coldplay,” tambahnya.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya besar dalam mengubah wajah Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Utara. Pramono menegaskan bahwa sejumlah proyek infrastruktur transportasi saat ini sedang dikebut, termasuk pembangunan akses KRL yang ditargetkan rampung pada April mendatang.
“Saya meyakini hal ini akan mengubah wajah Jakarta, terutama di bagian utara. Saat ini pembangunan KRL sedang berjalan dan direncanakan selesai pada bulan April,” pungkasnya. Dengan peningkatan fasilitas dan aksesibilitas ini, Jakarta diharapkan semakin siap menjadi tuan rumah bagi gelaran hiburan kelas dunia yang mampu menggerakkan roda ekonomi dan pariwisata.
Editor : Iwan Iwe



















