PACITAN - Komitmen PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pacitan dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat kembali mendapat apresiasi. Dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 di Bali, Kamis (10/9/2026), PLN NP UP Pacitan berhasil memboyong penghargaan di empat kategori.
Empat penghargaan tersebut masing-masing kategori 3R Limbah Padat Non-B3, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran, Keanekaragaman Hayati, serta Inovasi Sosial. Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa berbagai program lingkungan dan sosial yang dijalankan perusahaan tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi telah memberikan dampak nyata.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Yang paling penting bukan sekadar penghargaan yang kami terima, tetapi bagaimana inovasi yang kami jalankan benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Munif.
Menurut Munif, empat penghargaan yang diraih merupakan hasil dari konsistensi seluruh jajaran PLN NP UP Pacitan dalam menjalankan program secara berkelanjutan. Mulai dari pengelolaan limbah, efisiensi penggunaan air, perlindungan keanekaragaman hayati hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Perubahan APBD 2026 Pacitan Disahkan, Belanja Daerah Tembus Rp1,638 Triliun
Ia menegaskan, aspek lingkungan dan sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional perusahaan. “Kami ingin memastikan bahwa kegiatan pembangkitan tidak hanya menghasilkan energi yang andal, tetapi juga tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan keberadaan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” jelasnya.
Pada kategori 3R Limbah Padat Non-B3, PLN NP UP Pacitan dinilai berhasil menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle dalam pengelolaan limbah secara terintegrasi. Sementara kategori Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran diberikan atas upaya konservasi air baku dan efisiensi proses operasional yang mampu menekan beban pencemaran.
Penghargaan kategori Keanekaragaman Hayati mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga ekosistem lokal serta melindungi flora dan fauna di sekitar wilayah operasional.
Baca Juga : Petik Laut Warnai HUT ke-28 PAN di Pacitan, Nelayan dan Warga Diajak Tasyakuran
Sedangkan kategori Inovasi Sosial diberikan atas program pemberdayaan masyarakat yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga.
Munif menyebut keberhasilan program tersebut tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan masyarakat. Kolaborasi dengan warga menjadi salah satu kunci agar program yang dijalankan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang selama ini menjadi mitra. Karena keberhasilan program lingkungan dan sosial ini tidak mungkin kami lakukan sendiri. Kolaborasi menjadi kekuatan utama,” katanya.
Baca Juga : 46 Satuan Drumband Ramaikan Pacitan Night Marching Parade 2026, Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda
Penghargaan ENSIA 2026 selanjutnya diharapkan menjadi pemacu bagi PLN NP UP Pacitan untuk terus melahirkan inovasi baru. Terlebih, kebutuhan terhadap pengelolaan energi yang tidak hanya andal, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial semakin penting.
“Ke depan tentu kami tidak ingin berhenti di sini. Penghargaan ini justru menjadi motivasi untuk terus berinovasi, memperluas manfaat program, dan memastikan keberadaan PLN Nusantara Power bisa memberikan nilai positif bagi lingkungan maupun masyarakat,” pungkas Munif.
Ajang ENSIA sendiri menjadi wadah apresiasi bagi perusahaan di Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). (*)
Editor : JTV Pacitan



















