SURABAYA - Persaingan memperebutkan tempat di lini tengah Persebaya Surabaya bakal semakin ketat memasuki kompetisi Super League 2026/27.
Di tengah persaingan tersebut, gelandang muda Toni Firmansyah memilih fokus memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan pelatih Bernardo Tavares.
Pemain berusia 21 tahun itu menyadari kompetisi resmi menuntut kesiapan berbeda dibandingkan laga pramusim.
Karena itu, Toni ingin menjadikan pertandingan perdana Persebaya sebagai momentum untuk menunjukkan perkembangan yang telah dibangun selama masa persiapan.
Persebaya akan menghadapi Bhayangkara FC pada pekan pertama Super League 2026/27 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Sabtu (5/9/2026) mendatang.
Jelang pertandingan tersebut, Toni mengatakan bahwa persiapan tim terus berjalan dengan intensitas tinggi. Program latihan yang dijalani selama pramusim menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan skuad Green Force.
Salah satu agenda penting Persebaya adalah pemusatan latihan selama sembilan hari di Thailand. Dalam agenda tersebut, tim mendapat program yang berfokus pada kondisi fisik, pemahaman taktik, hingga membangun kekompakan antarpemain.
"Selama di Thailand, kami banyak bekerja untuk meningkatkan kondisi fisik, taktik, dan kekompakan tim. Tentu kami ingin menunjukkan hasil dari latihan itu di pertandingan," ujarnya.
Selain pemusatan latihan di Thailand, Persebaya juga telah menjalani sejumlah pertandingan sebagai bagian dari persiapan. Mulai dari laga uji coba, Piala Presiden 2026, hingga pertandingan internasional menghadapi Penang FC.
Rangkaian tersebut membuat para pemain memiliki kesempatan untuk beradaptasi dengan program dan pendekatan yang diterapkan tim pelatih. Namun, bagi Toni, hasil kerja selama pramusim baru akan benar-benar diuji ketika kompetisi resmi dimulai.
"Beberapa hari terakhir latihan juga cukup intens. Kami terus mempersiapkan diri agar kondisi kami siap untuk pertandingan pertama," jelasnya.
Di tengah persiapan tersebut, Toni juga harus menghadapi persaingan untuk mendapatkan menit bermain. Lini tengah menjadi salah satu area yang membutuhkan konsistensi dan kedisiplinan dalam menjalankan instruksi pelatih.
"Untuk target pribadi, saya ingin memberikan kontribusi semaksimal mungkin ketika mendapat kesempatan bermain," jelas Toni.
"Saya juga akan berusaha membantu tim, mengikuti instruksi pelatih, dan memberikan energi positif agar Persebaya bisa mendapatkan hasil yang kami inginkan," tandasnya.
Editor : A.M Azany



















