NGANJUK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menggelar Khitan Massal Perdana bagi 352 anak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang berlangsung meriah di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Kamis (28/8), menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong lintas elemen masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak dari Nganjuk, tetapi juga menjaring peserta dari luar daerah seperti Jombang, Sidoarjo, Malang, hingga Madura. Ratusan anak tersebut disunat secara gratis dengan didukung penuh layanan kesehatan lengkap, termasuk pemeriksaan kesehatan, konseling psikologi, dan terapi tradisional.
Sebelum prosesi khitan, suasana semarak langsung terasa dengan arak-arakan peserta yang naik becak mengelilingi Jalan A. Yani, disambut antusiasme warga yang menyaksikan.
Yang membanggakan, seluruh biaya pelaksanaan, termasuk beragam hadiah untuk peserta, sepenuhnya berasal dari dukungan donatur, instansi, dan organisasi kemasyarakatan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca Juga : 21 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Bupati Nganjuk Tekankan Percepatan Pembangunan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, MMRS, melaporkan bahwa pendaftaran dilakukan secara masif melalui jejaring online dan offline, melibatkan PKK, GOW, Dharma Wanita, Korwil Pendidikan, Puskesmas, hingga Dinas Kominfo.
"Dari total 352 pendaftar, sebanyak 336 anak dinyatakan lolos screening kesehatan. Sebagian lainnya mengundurkan diri dengan berbagai alasan," jelasnya.
Peserta termuda dalam khitan massal ini adalah Mohammad Lukman Hakim (4 tahun) asal Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace.
Baca Juga : Bupati Nganjuk Beri Motivasi Ratusan Peserta Lomba Film Pendek Literasi Dinas Arpus Nganjuk
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi, yang akrab disapa Kang Marhaen, menegaskan bahwa acara ini adalah cerminan kolaborasi yang solid.
“Khitan massal ini terselenggara berkat gotong royong seluruh pihak; tenaga, pikiran, hingga dana. Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Pendopo ini adalah rumah rakyat. Tahun lalu kita sukses dengan nikah massal, tahun ini dengan khitan massal. Semua menunjukkan kuatnya kebersamaan dan kepedulian masyarakat Nganjuk,” ujarnya.
Salah satu donatur dari keuangan berskala nasional Tam Syariah Nganjuk juga ikut mensupport dalam kegiatan Khitan Massal dan berharap kedepan Nganjuk semakin makmur dan sejahtera. (Amin Raharjo)
Baca Juga : Nganjuk Kembali Raih WTP Delapan Kali Berturut-turut
Editor : JTV Kediri