Menu
Pencarian

Perdagum Dorong Pengrajin Tempe Gunakan Kedelai Lokal Di Tengah Kenaikan Harga Kedelai Impor

JTV Madiun - Senin, 4 Mei 2026 14:39
Perdagum Dorong Pengrajin Tempe Gunakan Kedelai Lokal Di Tengah Kenaikan Harga Kedelai Impor
Perdagum Dorong Pengrajin Tempe Gunakan Kedelai Lokal Di Tengah Kenaikan Harga Kedelai Impor

PONOROGO - Kenaikan harga kedelai yang berdampak pada produktivitas pengrajin tempe menjadi perhatian pemerintah. Dinas Perdagangan dan UMKM Ponorogo mendorong para pengrajin beralih menggunakan kedelai lokal yang dinilai lebih stabil dari sisi harga.

Kenaikan harga kedelai yang diduga dipicu perubahan iklim global serta eskalasi konflik internasional membuat para pengrajin tempe di Ponorogo kelimpungan. Berbagai upaya dilakukan untuk menekan kerugian, salah satunya dengan mengurangi berat tempe per potong agar harga jual tetap terjangkau.

Fenomena ini menjadi perhatian khusus Dinas Perdagangan dan UMKM Kabupaten Ponorogo. Di Ponorogo sendiri, tercatat lebih dari 50 UMKM yang bergerak di sektor produksi tempe dan tahu.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Perdagum Ponorogo, Sri Rohani, menyebut pihaknya mendorong pengrajin untuk mulai menggunakan kedelai lokal berkualitas sebagai alternatif.

Baca Juga :   Kedelai Tembus Rp12 Ribu, Perajin Tahu Tinalan Kediri Terjepit Biaya Produksi

“Intervensi yang kami lakukan adalah mendorong UMKM untuk memanfaatkan kedelai lokal agar tidak selalu bergantung pada impor, sekaligus menjaga stabilitas biaya produksi,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pengrajin tempe tetap bertahan di tengah fluktuasi harga bahan baku, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.