NGAWI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi memastikan kondisi geopolitik di Timur Tengah belum berdampak signifikan terhadap iklim investasi di wilayahnya. Hal ini terlihat dari masih tingginya minat investor, termasuk dari penanaman modal asing (PMA).
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ngawi, saat ini terdapat tiga investor asing yang tengah menjajaki peluang investasi di daerah tersebut.
Kepala DPMPTSP Ngawi, Kusumahadi Wijajanto, menyampaikan bahwa hingga akhir 2025 tercatat sebanyak 16 perusahaan PMA telah menanamkan investasinya di Ngawi. Investasi tersebut didominasi sektor industri seperti pabrik mainan, alas kaki, dan garmen.
“Investor yang masuk ke Ngawi tidak hanya berasal dari penanaman modal dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri. Hingga akhir tahun lalu, ada 16 PMA yang telah beroperasi di sini,” ujar Kusumahadi.
Baca Juga : Kompetisi Cerdas Investasi Kembali Digelar, OJK dan BEI Jatim Ajak Generasi Muda Melek Investasi
Ia menambahkan, saat ini terdapat tiga investor asal China yang sedang dalam tahap penjajakan untuk berinvestasi di Ngawi. Menurutnya, kondisi global yang sedang bergejolak diharapkan tidak memengaruhi minat investor untuk menanamkan modalnya.
“Ada tiga investor dari China yang saat ini masih dalam tahap penjajakan. Kami berharap situasi global tidak berpengaruh terhadap minat mereka untuk berinvestasi di Ngawi,” jelasnya.
Kusumahadi menilai, Ngawi masih menjadi pilihan investor karena memiliki etos kerja masyarakat yang tinggi serta kondisi daerah yang kondusif untuk kegiatan usaha.
Baca Juga : Perang Timur Tengah Belum Berdampak pada Iklim Investasi di Ngawi
Sementara itu, realisasi investasi di Kabupaten Ngawi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp2,9 triliun. Pada tahun ini, Pemkab menargetkan angka tersebut meningkat menjadi Rp3 triliun.
Untuk mencapai target tersebut, DPMPTSP terus melakukan berbagai upaya promosi potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata, peternakan, hingga sektor unggulan lainnya.
“Kami terus mengenalkan berbagai potensi yang dimiliki Ngawi agar semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di sini,” pungkas Kusumahadi.
Editor : JTV Madiun



















