LUMAJANG - Peristiwa tragis menimpa seorang penambang pasir, Veri Irawan (33), warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Ia menjadi korban longsoran endapan material bekas erupsi yang masih panas di Sungai Regoyo, Desa Sumberwuluh, tidak jauh dari Jembatan Besuk Koboan.
Korban dievakuasi oleh rekan sesama penambang, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh dengan tingkat keparahan mencapai sekitar 80 persen.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Saat sedang melakukan aktivitas penambangan, korban tiba-tiba tertimpa longsoran endapan material bekas erupsi yang masih bersuhu tinggi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, menjenguk korban di rumah sakit. Keduanya menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut sekaligus mengimbau seluruh penambang agar mematuhi aturan dan rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan pemerintah, mulai dari pembatasan jam operasional penambangan hingga larangan beraktivitas di titik-titik yang telah ditetapkan sebagai kawasan berbahaya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus memantau perkembangan kondisi korban dan memastikan seluruh kebutuhan penanganan medis dapat terpenuhi dengan baik. Selain itu, edukasi mengenai keselamatan dan kewaspadaan bagi masyarakat di kawasan Semeru akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana.
Yongki Nugroho – JTV
Editor : JTV Jember



















