JAKARTA - Bakti Olahraga Djarum Foundation resmi membuka kembali Audisi Umum PB Djarum 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, proses rekrutmen tahun ini membawa misi strategis: menjaring talenta muda yang siap beradaptasi dengan perubahan regulasi skor poin Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) yang akan berlaku mulai Januari 2027.
Langkah antisipatif ini diambil seiring dengan rencana penerapan sistem skor baru oleh BWF, yakni 15 poin x 3 gim (best of three). Format baru tersebut diprediksi akan mengubah dinamika olahraga tepok bulu menjadi jauh lebih cepat, agresif, dan menuntut efisiensi tinggi di lapangan.
Pergeseran Kriteria: Menuntut Skill dan Kecerdasan
Keterlibatan legenda bulutangkis Hendrawan sebagai Koordinator Atlet Putri menjadi salah satu sorotan utama dalam audisi kali ini. Ini merupakan panggung pertamanya dalam Audisi Umum setelah resmi bergabung sebagai Technical Advisor Men's & Women's Singles PB Djarum.
Juara Dunia 2001 tersebut mengungkapkan bahwa sistem 15 poin memaksa tim pemandu bakat untuk lebih selektif dalam menilai aspek teknis.
"Ke depan, dengan format permainan yang cenderung lebih cepat, faktor teknik menjadi semakin penting. Untuk atlet putri, kami melihat penguasaan teknik, footwork, dan kontrol lapangan sebagai aspek utama, tanpa mengesampingkan fighting spirit," jelas Hendrawan.
Senada dengan hal itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra, Leonard Holvy de Pauw, menegaskan bahwa sektor putra kini menitikberatkan pada kombinasi antara fundamental teknik, karakter kuat, dan kecerdasan bermain (smart play).
"Kami mencari pemain yang punya basic kuat, agresif, dan endurance tinggi. Namun yang paling penting adalah atlet yang smart, yang bisa membaca permainan dan mengantisipasi lawan sejak dini sehingga cara bermainnya lebih efisien," papar Holvy.
Perluas Radar Berburu "Mutiara" ke Sumatra dan Sulawesi
Demi mendapatkan spesifikasi atlet yang ideal tersebut, PB Djarum tidak lagi memusatkan audisi di Pulau Jawa. Setelah fokus di Kudus pada periode 2022–2025, radar pencarian kini diperluas secara proaktif ke tiga kota besar di Indonesia untuk menjemput bola:
Audisi Umum PB Djarum 2026 ini terbuka bagi tiga kelompok usia, baik putra maupun putri, yaitu U-11 (kelahiran 2016–2018), KU 11 (kelahiran 2015), dan KU 12 (kelahiran 2014).
Bagi para atlet muda yang ingin meniti karier profesional dan memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis, pendaftaran telah dibuka secara daring melalui laman resmi https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis hingga 1 September 2026. (*)
Editor : Iwan Iwe



















