JEMBER - Jember tak lagi hanya mengandalkan pasokan BBM dari Tanjung Wangi, Banyuwangi. Setelah distribusi terganggu, Pertamina Patra Niaga menyiapkan jalur alternatif dari Depo Surabaya.
Sebanyak 15 unit truk disiapkan khusus untuk memperkuat pasokan BBM ke Jember.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, turun langsung memantau kondisi SPBU Gajah Mada, Jember, Jumat malam. Menurut BPH Migas, distribusi dari Tanjung Wangi terganggu karena kepadatan lalu lintas, ditambah pekerjaan peningkatan kapasitas dan perbaikan dermaga.
Kondisi tersebut membuat armada pengangkut BBM terlambat tiba di Jember. Sejumlah SPBU pun kembali kehabisan stok dan antrean kendaraan memanjang.
Untuk mencegah gangguan berulang, pasokan dari Surabaya kini digunakan sebagai jalur penguat. Skema ini tak hanya untuk Jember. Pasokan BBM ke Situbondo dan Bondowoso juga diperkuat dengan jalur alternatif. Sementara itu, Lumajang sepenuhnya mengandalkan pasokan dari Depo Malang.
BPH Migas menargetkan rekayasa distribusi ini segera menambah stok di SPBU sekaligus memangkas antrean kendaraan.
Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemantauan akan terus dilakukan hingga distribusi BBM dan kondisi antrean di Jember kembali normal.
Editor : JTV Jember



















