JEMBER - Iring-iringan peserta parade budaya langsung menarik perhatian warga di sepanjang jalan Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember.
Sejumlah peserta tampil dengan kostum yang menggambarkan kejayaan kerajaan Nusantara. Mulai dari nuansa Kerajaan Majapahit hingga karakter raja-raja Jawa dihadirkan melalui busana, tarian, dan atraksi teatrikal.
Parade Culture Village Nusantara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Desa Lojejer.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, parade ini mengusung tema "Anuraga", yang dimaknai sebagai wujud cinta, kesetiaan, dan pengabdian kepada masyarakat Desa Lojejer.
Sebanyak 12 tim dari rukun warga serta sejumlah tim kehormatan, termasuk Pemerintah Desa Lojejer, turut ambil bagian dalam parade tersebut.
Menempuh rute sepanjang sekitar 1,5 kilometer, para peserta menyuguhkan beragam kreativitas yang memadukan tradisi, sejarah, dan hiburan.
Kepala Desa Lojejer, Mochamad Sholeh, menyebut parade ini menjadi salah satu upaya untuk terus menghidupkan budaya Nusantara di tengah perkembangan zaman.
Tak hanya menjadi pertunjukan budaya, parade ini juga menjadi ruang bagi warga untuk memperkuat kebersamaan.
Warga saling bergotong royong menyiapkan penampilan sekaligus mengenalkan kembali sejarah dan budaya Nusantara kepada generasi muda.
Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memanfaatkan ramainya antusiasme masyarakat. Dengan demikian, parade budaya tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian warga.
Dengan semangat Anuraga, Parade Culture Village Nusantara keempat diharapkan terus menjadi agenda yang memperkuat identitas budaya, persatuan, dan gotong royong masyarakat Desa Lojejer.
Editor : JTV Jember



















