Menu
Pencarian


Ombak Besar, Kapal Nelayan Terbalik di Laut Grajagan, Dua Tewas dan Dua Dalam Pencarian

JTV Banyuwangi - Senin, 20 Juli 2026 18:25
Ombak Besar, Kapal Nelayan Terbalik di Laut Grajagan, Dua Tewas dan Dua Dalam Pencarian
Proses pencarian dua ABK yang hilang masih berlangsung oleh tim SAR bersama aparat terkait.

Sebuah perahu yang membawa 33 anak buah kapal (ABK) terbalik setelah diterjang ombak besar di perairan Pelawangan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Senin, (20 Juli 2026), pagi. Dalam musibah itu 29 ABK selamat, dua meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian.

Korban meninggal dunia diketahu bernama Purnomo, 690 tahun, warga Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi dan Junairi, 46 tahun, warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Untuk korban yang masih dalam pencarian, Pendik, 34 tahun, dan Lukman, 25 tahun. Keduanya warga Desa/Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

Kapolsek Purwoharjo, IPTU Agus Suhartono, mengatakan, berdasarkan keterangan ABK yang selamat, sekitar pukul 04.00 WIB, perahu bernama Inovasi itu pulang dari mencari ikan. Sedianya kapal tersebut akan membawa ikan menuju darat. Saat tiba di perairan Pelawangan, kondisi gelombang masih tenang.

Baca Juga :   Ops SAR Dihentikan Setelah Pencarian Nelayan 7 Hari Hilang

"Tiba-tiba kapal tersebut terbawa arus dan terombang ambing oleh gelombang, kemudian kapal dihantam ombak besar," jelasnya.

Saat itu, kondisi mesin masih menyala. Namun tak berselang lama, mesin kapal mati sehingga kapal tidak bisa dikendalikan dan terbalik. Pada saat itu, seluruh ABK berhamburan untuk menyelamatkan diri dengan cara ada yang berenang. Sebagian ada yang memegang alat bantu berupa galon dan lain-lain. 

"Dua ABK ditemukan di sekitar perairan tersebut dalam kondisi sudah terapung dan meninggal dunia," terangnya.

Baca Juga :   Nelayan Tenggelam di Pantai Balekambang

Musibah tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Purwoharjo dan aparat terkait lainnya. Mendapatkan laporan tersebut, Polsek Purwoharjo segera berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk melakukan pencarian dua ABK kapal yang masih dinyatakan hilang. 

Untuk korban meninggal dibawa menuju rumah duka. Keluarga menolah dilakukan autopsi pada korban. 

"Jenazah langsung diserahkan pada pihak keluarga untuk dilaksanakan prosesi pemakaman," tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi dua ABK yang hilang masih dilakukan tim Kantor SAR Banyuwangi bersama unsur SAR gabungan.

Handoko Khusumo

Editor : JTV Banyuwangi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.