Menu
Pencarian


Fenomena Kreator Atraksi Motor di TikTok: Lucky Putra Tembus 1 Juta Pengikut dalam Sebulan, Diblokir, lalu Beralih ke Sirkuit

Billy Reksodikromo - Rabu, 30 September 2026 08:30
Fenomena Kreator Atraksi Motor di TikTok: Lucky Putra Tembus 1 Juta Pengikut dalam Sebulan, Diblokir, lalu Beralih ke Sirkuit
Fenomena kreator atraksi motor di TikTok: Lucky Putra tembus 1 juta pengikut dalam sebulan, diblokir, lalu beralih ke sirkuit.

Konten atraksi motor kembali menjadi perbincangan warganet di TikTok. Salah satu pemicu masifnya hal tersebut adalah Lucky Putra Aditia Budiharja, kreator asal Ciamis, Jawa Barat.

Lucky berhasil meraih 1 juta pengikut hanya dalam satu bulan lewat aksi freestyle motor yang dipadukan dengan konten joget mengikuti tren. Lonjakan itu berakhir cepat setelah akunnya diblokir tanpa penjelasan.

Fenomena ini menggambarkan tarik-menarik antara besarnya minat publik terhadap konten ekstrem, aturan moderasi platform, dan upaya menyalurkan hobi berisiko ke jalur yang lebih aman.

Kecepatan pertumbuhan akun Lucky di TikTok terlihat jelas bila dibandingkan dengan Instagram. Di Instagram, ia membutuhkan waktu 6 tahun untuk mengumpulkan sekitar 800.000 pengikut. Di TikTok, angka 1 juta tercapai dalam hitungan minggu.

Baca Juga :   Akun TikTok Diblokir 3 Kali hingga Kehilangan 1,6 Juta Pengikut, FajriTv Bangkit dan Kembali Capai 1 Juta Followers

Menurut Lucky, kunci lonjakan tersebut justru terletak pada kelangkaan. TikTok kini membatasi konten atraksi motor karena dikategorikan sebagai adegan berbahaya, sehingga konten sejenis jarang muncul di linimasa. Ketika unggahannya lolos, audiens yang haus akan konten serupa langsung berdatangan.

"Strategi di Instagram itu sama aja sebetulnya, cuma platform TikTok sama Instagram beda. Kalau di TikTok itu sekarang kan banyak peraturan, enggak bisa posting konten atraksi motor karena adegan berbahaya," katanya.

"Nah, tapi di situ akun saya (Hokky) bisa posting adegan berbahaya, karena memang konten atraksi motor sangat jarang di TikTok. Makanya saya bisa naik pesat dalam satu bulan, 1 juta followers," tutur Lucky.

Baca Juga :   Kenapa Kita Betah Menonton Orang Lain Bersiap-Siap? Ini Fenomena di Balik Tren GRWM

Pola ini menunjukkan bagaimana algoritma media sosial dapat mendorong sebuah konten ke puncak dalam waktu singkat, terutama ketika pasokannya terbatas sementara permintaannya tinggi.

Lucky tidak hanya mengandalkan aksi di atas motor, tetapi juga mencampurnya dengan konten acak dan joget yang sedang tren, formula yang akrab dengan selera pengguna muda TikTok.

"Konten yang bikin saya terkenal itu ada di atraksi motor, plus konten random dan joget-joget asyik. Meskipun trending dalam waktu yang singkat, saya bangga karena sudah bisa memecahkan algoritma TikTok selama satu bulan, dan views rata-rata jutaan semua," katanya.

Baca Juga :   Kenapa Orang Lebih Suka Menonton Video Orang Bersih-Bersih Rumah Daripada Membersihkan Rumahnya Sendiri?

Namun, popularitas instan itu juga memperlihatkan rapuhnya posisi kreator di hadapan kebijakan platform. Tak lama setelah menembus 1 juta pengikut, akun Lucky diblokir. Ia mengaku tidak menerima penjelasan apa pun dari TikTok dan kini menunggu hasil pengajuan banding.

"Akun saya diblokir memang enggak ada penjelasan apa pun dari TikTok-nya. Makanya saya sekarang lagi nunggu aju banding. Semoga aja bisa balik. Kalau enggak bisa balik, ya kita bikin lagi aja," ucapnya.

Kasus ini mencerminkan dilema yang kerap dihadapi kreator konten berisiko. Di satu sisi, konten ekstrem mendatangkan perhatian besar. Di sisi lain, konten yang sama rentan terkena moderasi, sehingga pencapaian yang dibangun dalam sebulan bisa hilang dalam sekejap.

Baca Juga :   Berawal dari Nonton Live TikTok, Cdidel Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia

Di tengah situasi tersebut, Lucky justru menemukan jalan lain untuk menyalurkan hobinya. Viralitas di media sosial membuka pintu kerja sama dengan Gabriel Rey, CEO & Founder Trivindo Group.

Awalnya, Lucky yang mengaku berinvestasi kripto di platform perusahaan itu memasang livery berlogo perusahaan di motornya tanpa dibayar. Video motor ber-livery tersebut kemudian masuk FYP dan sampai ke Gabriel Rey.

"Awal kerja sama dengan Gabriel Rey itu tadinya saya iseng pasang livery motor yang ada logo perusahaannya (tidak dibayar), karena memang saya suka investasi kripto di sana," imbuhnya.

Baca Juga :   Viral Petani di Tuban Terbang Naik Drone Raksasa ke Sawah, Ini 4 Faktanya

"Setelah itu saya posting video motor yang sudah pakai livery perusahaan Gabriel Rey, sampailah FYP-nya ke beliau. Dari situ aku menerima dukungan full buat balap," kata Lucky.

Kini Lucky resmi menjadi pembalap TRIV X Cryptowave Racing Team. Ia sebelumnya pernah turun di ajang Prostreet di Bandung dan meraih juara pertama. Dalam waktu dekat, ia dijadwalkan mengikuti sesi pemotretan tim pada awal Oktober 2026.

Perjalanan ini menunjukkan bahwa perhatian di media sosial dapat dikonversi menjadi peluang profesional, termasuk sponsor dan jalur kompetisi resmi. Bagi Lucky, keputusan membawa hobi ke sirkuit berangkat dari kedekatannya dengan motor.

"Karena bagi saya motor itu udah sejiwa banget. Bahkan motor apa pun itu, kalau di tangan saya, insyaallah bisa saya taklukin. Persiapan saya jadi pembalap ya seperti biasanya. Kalau mau ada acara event, kayak diet dulu, buat nurunin berat badan," imbuhnya.

Ketertarikan Lucky pada motor sudah muncul sejak kelas 2 SMP, sementara kemampuan freestyle-nya menjadi modal awal saat mulai membuat konten enam tahun lalu.

"Awal perjalanan saya sebagai konten kreator itu karena punya skill di motor (freestyle motor), dan saya tertarik kepada dunia motor itu dari SMP kelas 2," tuturnya menambahkan.

Seperti banyak anak muda yang menekuni hobi berisiko, restu keluarga tidak datang begitu saja. Lucky, anak sulung dari dua bersaudara, mengaku orang tuanya sempat melarang. Sikap itu berubah setelah mereka melihat langsung kemampuannya. Adiknya, Ricky Putra, juga terus memberi dukungan.

"Dukungan keluarga saya, termasuk adik, alhamdulillah mereka support terus. Yang tadinya orang tua enggak ngizinin, tapi pas ngelihat skill saya, alhamdulillah di-ACC buat ngelanjutin karier di dunia motor," ujarnya.

Ke depan, Lucky ingin terus berkembang di lintasan balap sekaligus di dunia konten, termasuk membagikan tutorial wheelie kepada pengikutnya.

"Target saya di dunia balap dan konten motor, pengin makin maju aja, dan netizen terus selalu suka dengan konten atraksi motor saya dan tutorial-tutorial wheelie di atas motor yang saya bagikan," ucapnya.

Di tengah maraknya konten atraksi motor yang berpotensi ditiru penonton muda, Lucky menekankan pentingnya berlatih di tempat yang aman. Pesan ini relevan mengingat aksi serupa di jalan raya tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain.

"Buat anak muda, kalau mau atraksi motor, kalian harus belajar dulu di lapangan, jangan di jalan raya, karena kalau di jalan raya itu high risk. Pokoknya tingkatin skill aja, karena skill itu mahal. Okeeee, bungkusss!" pungkasnya. 

Editor : Khasan Rochmad






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.