PACITAN - Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melakukan kunjungan napaktilas karya pembangunan PLTU Pacitan di PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pacitan, Minggu, 8 Februari 2026.
Kunjungan ini menjadi momentum reflektif atas perjalanan pembangunan PLTU Pacitan yang memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan energi nasional serta memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa bagian selatan.
Dalam kesempatan tersebut, SBY meninjau langsung fasilitas pembangkitan sekaligus mengenang proses perencanaan dan pembangunan PLTU Pacitan yang digagas pada masa kepemimpinannya sebagai bagian dari upaya pemerataan energi dan penguatan sistem kelistrikan nasional.
Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif, menyampaikan bahwa kunjungan Presiden RI ke-6 ini menjadi suntikan semangat tersendiri bagi seluruh insan PLN, khususnya para power people di UP Pacitan.
Baca Juga : Hendak Belanja Lebaran, Mobil Warga Nawangan Pacitan Hangus Terbakar
“Kunjungan Bapak Presiden ke-6, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi kami. Ini bukan sekadar napaktilas sejarah, tetapi juga pengingat bahwa PLTU Pacitan memiliki peran penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional,” ujar Munif.
Munif menegaskan, hingga saat ini PLTU Pacitan terus berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan, sejalan dengan transformasi energi yang tengah dijalankan PLN Nusantara Power.
“Semangat yang diwariskan dari proses pembangunan PLTU ini terus kami jaga. Seluruh insan PLN NP UP Pacitan berkomitmen untuk mengoperasikan pembangkit secara profesional, efisien, dan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta keberlanjutan,” tambahnya.
Baca Juga : Belasan Ribu PBIN Non Aktif di Pacitan, Dinsos Mulai Reaktivasi Bertahap
PLTU Pacitan sendiri merupakan salah satu pembangkit strategis yang berkontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan listrik Jawa-Bali, sekaligus menjadi simbol pembangunan infrastruktur energi di kawasan selatan Jawa. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















