SURABAYA - Harga bahan pokok di pasar tradisional Jawa Timur masih bertahan tinggi pada pekan keempat Ramadan, jelang Hari Raya Idulfitri. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 18 Maret 2026 menunjukkan mayoritas komoditas mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai merah besar melonjak 42,56 persen atau Rp14.300 menjadi Rp47.900 per kilogram. Cabai merah keriting juga naik tajam 19,37 persen atau Rp7.050 menjadi Rp43.450 per kilogram.
Sementara itu, cabai rawit merah meningkat 5,49 persen atau Rp5.150 menjadi Rp98.950 per kilogram. Cabai rawit hijau turut naik 6,34 persen atau Rp2.300 menjadi Rp38.600 per kilogram.
Harga komoditas bawang juga mengalami kenaikan. Bawang merah ukuran sedang naik 1,12 persen menjadi Rp40.750 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,32 persen menjadi Rp31.150 per kilogram.
Baca Juga : Jelang Lebaran, Pertamina Turunkan Harga Pertamax dan Dexlite
Pada kelompok beras, harga relatif stabil. Beras kualitas bawah I dan bawah II tercatat tetap masing-masing di angka Rp13.650 dan Rp13.550 per kilogram. Beras kualitas medium I dan medium II juga tidak mengalami perubahan, masing-masing Rp14.700 dan Rp14.100 per kilogram.
Namun, beras kualitas super I dan super II naik tipis masing-masing 0,32 persen menjadi Rp15.850 dan Rp15.500 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 5,14 persen menjadi Rp41.900 per kilogram. Daging sapi kualitas I naik 2,56 persen menjadi Rp136.450 per kilogram, dan daging sapi kualitas II meningkat 2,77 persen menjadi Rp124.500 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga naik 1,84 persen menjadi Rp30.500 per kilogram.
Komoditas lainnya turut mengalami kenaikan. Gula pasir premium naik 1,65 persen menjadi Rp18.450 per kilogram, sementara gula pasir lokal naik 2,35 persen menjadi Rp17.450 per kilogram.
Harga minyak goreng juga meningkat. Minyak goreng curah naik 5,5 persen menjadi Rp21.100 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 1,41 persen menjadi Rp21.550 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerek II naik 1,45 persen menjadi Rp21.050 per kilogram.
Secara umum, harga bahan pokok di pasar tradisional Jawa Timur masih berada pada level tinggi pada pekan keempat Ramadan. (*)
Editor : A. Ramadhan



















